Home > Ragam Berita > Nasional > Ius Pane Dapat Rp 3 Juta dari Hasil Perampokan Pulomas

Ius Pane Dapat Rp 3 Juta dari Hasil Perampokan Pulomas

Jakarta – Kuasa hukum tiga perampok Pulomas, Djarot Widodo mengungkapkan pembagian hasil perampokan di rumah milik Dodi Triono. Dari informasi yang diketahui, Ridwan Sitorus alias Ius Pane kebagian uang Rp 3 juta dari Ramlan Butarbutar, otak perampokan yang tewas ditembak polisi saat akan ditangkap.

Ius Pane Dapat Rp 3 Juta dari Hasil Perampokan Pulomas

Ius Pane saat ditangkap

“Dia (Ius Pane) kebagian uang, kalau nggak salah antara tiga jutaan dari Ramlan. Karena memang Ramlan ketua,” kata Djarot pada Minggu (8/1/2017).

Dirinya mengaku belum tahu secara detail apakah uang sebesar Rp 3 juta itu merupakan hasil dari menjual barang berharga milik Dodi. “Saya nggak tahu habis jual apa, tapi yang pasti Ius kebagian Rp 3 juta,” ujarnya.

Seperti diketahui, pihak kepolisian telah menangkap empat pelaku perampokan sadis di Pulomas, Jakarta Timur. Keempat pelaku yang ditangkap yaitu, Ketua kompoltan mereka, Ramlan Butar Butar, Ridwan Sitorus alias Ius Pane, Erwin Situmorang, dan Alfins Bernius Sinaga.

Ramlan tewas kehabisan darah karena luka tembak polisi akibat melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Sedangkan Erwin ditembak dibagian kaki lantaran mencoba melarikan diri saat ditangkap. Alfins ditangkap saat berada di rumah temannya.

Sementara satu pelaku lagi, Ius Pane merupakan yang terakhir ditangkap di kawasan Medan, setelah sempat menjadi buronan polisi. Ius Pane merupakan orang kedua yang punya andil besar dalam perampokan itu setelah Ramlan.

Baca juga: Dua Ahli Bakal Dimintai Keterangan Polisi Terkait Dugaan Penistaan Agama Habib Rizieq

Diketahui, perampokan dan pembunuhan secara terjadi di perumahan elite Jalan Pulomas Utara, No 7A, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur. Sebanyak 11 orang yang berada di rumah mewah disekap oleh pelaku tidak dikenal. Dari jumlah itu, enam orang tewas dibunuh pelaku. Mereka adalah Dodi Triono (59), Diona Arika Andra (16), Dianita Gemma (9), Amel, yang merupakan teman anak korban, Yanto yang merupakan sopir dan Tarsok yang juga merupakan sopir.

Sedangkan lima orang lainnya yang masih hidup. Mereka adalah Zaneeta Kalila, Emi, asisten rumah tangga, Santi, asisten rumah tangga, Fitriani, asisten rumah tangga, dan Windy yang juga merupakan seorang asisten rumah tangga. (Tita Yanuantari – harianinido.com)

x

Check Also

Novel Baswedan Bantah Kesaksian yang Diberikan Miryam Dalam Sidang

Novel Baswedan Bantah Kesaksian yang Diberikan Miryam Dalam Sidang

Jakarta – Penyidik Komisi Pemverantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan membantah kesaksian mantan anggota Komisi II ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis