Home > Ragam Berita > Internasional > Penembakan Terjadi di Bandara Florida, FBI Diduga Terlibat

Penembakan Terjadi di Bandara Florida, FBI Diduga Terlibat

Florida – Penembakan terjadi di Bandara Internasional Fort Lauderdale, Florida, Jumat siang (6/1/2017). Setelah ditelusuri, Esteban Santiago adalah pelaku dari aski tersebut. Berdasar informasi, dia memang berencana melakukan penembakan masal. Temuan tersebut terungkap dalam berkas laporan penyelidikan yang ditulis agen FBI Michael Ferlazzo setelah pelaku diinterogasi.

Penembakan Terjadi di Bandara Florida, FBI Diduga Terlibat

Suasana setelah penembakan di Bandara Florida

Veteran perang Iraq itu menjalani proses dakwaan di pengadilan federal pada Sabtu (7/1). Dakwaannya adalah pelanggaran penggunaan senjata api dan melakukan tindakan kekerasan dengan melakukan penembakan di Bandara Internasional Fort Lauderdale. Karena perbuatannya, lima orang tewas dan enam orang luka-luka. ’’Jika terbukti bersalah, dia bisa dihukum mati atau penjara seumur hidup,’’ ujar jaksa Wifredo Ferrer.

FBI menemukan senjata di mobil mantan anggota Tentara Nasional Puerto Rico tersebut saat datang ke kantor mereka. FBI dan kepolisian setempat menahan Esteban Santiago kala itu. Dia dievaluasi selama 4 hari, lalu dilepas begitu saja. Bahkan, begitu Esteban bebas, polisi meneleponnya untuk mengambil senjata yang disita sebelumnya. Esteban mengambil senjata tersebut pada 8 Desember 2016.

’’Di situ FBI sudah gagal. Pemerintah federal sudah tahu tentang hal ini (kondisi pelaku, Red). Selama berbulan-bulan, mereka telah mengevaluasi dia, tapi tidak melakukan apa pun (setelahnya),’’ jelas Bryan Santiago sebagaimana diberitakan Reuters pada Minggu (8/1/2017).

Namun, Tidak ada konfirmasi bahwa pelaku menggunakan senjata miliknya untuk menembaki penumpang di Bandara Internasional Fort Lauderdale. Esteban Santiago memiliki dua senjata api, yakni Glock 9 milimeter dan Glock kaliber 40. Saat kejadian, dia memakai senjata 9 milimeter.

’’Ada spekulasi jika dia menggunakan senjata yang sama (dengan yang diamankan FBI dan Polisi Anchorage, Red). Saya belum menerima konfirmasi bahwa itulah senjata yang sama,’’ terangnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Gereia Bantah Hari Kiamat Akan Terjadi Pada 23 September 2017

Gereia Bantah Hari Kiamat Akan Terjadi Pada 23 September 2017

Jakarta – Seorang ahli numerologi Kristen asal Amerika Serikat (AS) bernama David Meade meramalkan bahw ...