Home > Ragam Berita > Nasional > Saksi Pelapor Ahok Tuding Polisi Salah Ketik Dalam Membuat Laporan

Saksi Pelapor Ahok Tuding Polisi Salah Ketik Dalam Membuat Laporan

Jakarta – Pihak kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama dalam sidang kasus penistaan agama meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara untuk mengesampingkan saksi bernama Willyudin Abdul Rasyid Dhani.

Tim kuasa hukum Ahok awalnya membeberkan sejumlah kejanggalan terhadap surat laporan yang dibuat Willyudin di Kepolisian Resor Kota Bogor. Dalam laporannya, waktu dan tempat kejadian yang tercantum tidak sesuai dengan peristiwa saat Ahok mengutip Surat Al-Maidah ayat 51, yang belakangan disebut-sebut menistakan agama.

“Laporan ke polisi (waktu kejadian) 6 September jam 11 siang. Tiga minggu sebelum terdakwa pidato. Mohon dikesampingkan,” kata Ketua tim kuasa hukum Ahok, Trimoelja D. Soerjadi, di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (10/1/2017).

Tak hanya itu, pada surat laporan polisi juga tercantum bahwa lokasi kejadian adalah Tegallega, Bogor. Padahal, pidato Ahok yang mengutip Surat Al-Maidah terjadi di Kepulauan Seribu, pada 27 September 2016 silam. Willyudin lantas berdalih jika waktu dan lokasi kejadian dalam surat laporannya adalah salah pengetikan oleh polisi.

“Kesaksian saya adalah kesalahan ketik polisi,” kata Willyudin.

Baca juga: Saksi Sidang Penistaan Agama Bakal Dilaporkan Kuasa Hukum Ahok

Sementara keterangan lokasi kejadian di laporannya, Willyudin menjelaskan bahwa dirinya melihat video pidato Ahok melalui situs YouTube, di rumahnya yang berlokasi di Tegallega, Kota Bogor. Berdasarkan video itu pula, ia melaporkan Ahok atas tuduhan penistaan agama. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Gerindra Keluar dari Pansus Angket, Wakil Ketua DPR Layangkan Sindiran

Gerindra Keluar dari Pansus Angket, Wakil Ketua DPR Layangkan Sindiran

Jakarta – Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, menyindir langkah Gerindra yang keluar dari keanggotaan Pansus ...