Home > Ragam Berita > Nasional > Kapendam Kodam V Brawijaya Bantah Latih Anggota FPI di Bangkalan

Kapendam Kodam V Brawijaya Bantah Latih Anggota FPI di Bangkalan

Bangkalan – Latihan bersama yang digelar oleh TNI dan Front Pembela Islam (FPI) di Banten beberapa waktu lalu ternyata berbuntut panjang. Belum selesai dengan kontroversi yang menyelimutinya, berita mengejutkan kembali datang dari Madura, Jawa Timur.

Kapendam Kodam V Brawijaya Bantah Latih Anggota FPI di Bangkalan

Latihan Bersama TNI dan FPI

Muncul kabar TNI juga menggelar latihan bersama dengan FPI di Bangkalan, Madura. Namun kabar itu langsung dibantah Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) Kodam V Brawijaya, Kolonel Shintu Bas. Menurutnya, latihan itu bukan dengan FPI.

Shintu Bas mengatakan, latihan tersebut digelar di sebuah pondok pesantren di Pamekasan, Madura dan hanya mengajarkan baris berbaris.

“Waktu itu kegiatannya tahun 2014, dan hanya Pelatihan Baris Berbaris atau PBB yang diselenggarakan pesantren di Pamekasan,” kata Shintu kepada VIVA.co.id melalui telepon selulernya, Rabu (11/1/2017).

Namun, Shintu juga mengakui apabila pimpinan ponpes itu juga merupakan anggota FPI. Sehingga, dia menyadari jika hal itu akan dikaitkan dengan FPI.

Baca juga: Habib Rizieq Rencananya Akan Jalani Pemeriksaan di Polda Jabar Besok

“Mungkin karena itu, sehingga akhirnya dikaitkan dengan FPI, padahal itu ponpesnya yang mengadakan,” ungkapnya. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Elektabilitas Prabowo Tak Sampai 25 Persen, Gerindra Tetap Optimis Mampu Tumbangkan Jokowi

Elektabilitas Prabowo Tak Sampai 25 Persen, Gerindra Tetap Optimis Mampu Tumbangkan Jokowi

Jakarta – Beberapa lembaga survey secara bergantian telah merilis hasil surveinya menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) ...