Home > Ragam Berita > Nasional > Anies Menyebut Masih Ada Kemiskinan Ekstrim di DKI

Anies Menyebut Masih Ada Kemiskinan Ekstrim di DKI

Jakarta – Menurut penilaian Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Rasyid Baswedan, kemiskinan yang paling ekstrem di Indonesia berada di Ibu Kota DKI Jakarta. Ia mengungkapkan, kemiskinan berdampak pada ketimpangan dan kesenjangan sosial dalam kehidupan yang terlihat dalam masyarakat DKI Jakarta.

Anies Menyebut Masih Ada Kemiskinan Ekstrim di DKI

Anies Baswedan

“Kemiskinan luar biasa itu ada di Jakarta, jauh lebih ekstrem jika di wilayah lainnya. Di sini hidup miskin dalam kesempitan dan miskin dalam ketidakpastian akan pekerjaan,” kata Anies dalam acara seminar nasional bertajuk ‘Pengembangan Kota Jakarta sebagai Pusat Peradaban Dunia’ di Jakarta, Sabtu (21/1/2017).

Anies menceritakan ketika dirinya menggagas program ‘Indonesia Mengajar’ sebelum menjabat menteri pendidikan dan kebudayaan‎ (mendikbud). Ketika itu, dirinya melihat langsung bagaimana kemiskinan yang terjadi di berbagai wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Tapi di Jakarta ini soal kemiskinan memang ekstrem dan kami sudah datangi pelosok Indonesia dalam kegiatan Indonesia mengajar, tapi paling ekstrem di Jakarta,” urainya.

Menurut Anies, sebagian kekayaan di Ibu Kota berada di tangan asing. Hal tersebut membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diharuskan untuk berbenah dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Ia melanjutkan bahwa saat ini angka kesenjangan di Jakarta semakin ha‎ri semakin meningkat. Sehingga, Anies berjanji apabila terpilih menjadi Gubernur DKI akan membuka lapangan pekerjaan dengan baik.

“‎Arab Saudi investasi kualitas manusianya sudah di-takeover oleh mereka. Orang Arab itu tampilannya Arab tapi bahasa yang dipakai internasional. Kita harus percaya diri kalau menghadapi asing, jangan minder, karena warga negara Indonesia tidak kalah sama asing. Itu makanya harus sekolah,” jelas Anies.

Baca Juga : Sering Curhat di Medsos, Politisi PDIP Pertanyakan Sikap Kenegarawanan SBY

“Dan, lewat anggaran belanja pemerintah. Kalau ekonomi enggak dieksekusi ya enggak bergerak. Kita mau bangun pusat ekonomi di Jakarta di setiap kecamatan,” pungkasnya.

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Aksi Bela Palestina Akan Digelar di Monas dan Depan Kedubes AS Besok

Aksi Bela Palestina Akan Digelar di Monas dan Depan Kedubes AS Besok

Jakarta – Sejumlah elemen masyarakat dan ormas Islam akan berkumpul di kawasan Monumen Nasional (Monas) ...