Home > Ragam Berita > Nasional > Habib Rizieq Menyebut Dirinya Dilaporkan Karena Persoalan Kecil

Habib Rizieq Menyebut Dirinya Dilaporkan Karena Persoalan Kecil

Jakarta – Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, menilai isu kriminalisasi terhadap para ulama yang dilayangkan oleh simpatisannya tersebut muncul lantaran banyaknya pelaporan terhadap Rizieq ke pihak kepolisian.

Habib Rizieq Menyebut Dirinya Dilaporkan Karena Persoalan Kecil

Habib Rizieq

“Tentunya kalau setiap persoalan kecil lalu saya dilaporkan di mana-mana tentu di persepsi masyarakat ada kriminalisasi ulama, kriminalisasi tokoh,” kata Rizieq di Mapolda Metro Jaya, Senin (23/1/2017).

Oleh sebab itu, polisi diminta untuk lebih bijak dalam memproses setiap laporan yang masuk. Pasalnya, dia meyakini tak semua laporan terhadapnya layak untuk diterima dan ditindaklanjuti. Proses hukum kedepannya diharapkan akan lebih baik dan tidak menjurus ke hal-hal yang tidak diinginkan.

“Karena itu, kami minta pemerintah, khususnya kepolisian, untuk tidak sembarangan menerima laporan yang bisa menimbulkan persepsi tidak bagus di tengah masyarakat,” ujar Rizieq.

Baca Juga : Prabowo Tuding Lembaga Survey Abal-abal Jadi Alat Propaganda

“Saya perlu sampaikan singkat saja, akhirnya timbul persepsi di masyarakat andai kata saya menginjak seekor semut, niscaya semut itu akan digiring untuk laporkan saya,” kata Rizieq.

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Polres Tarakan Ringkus Penyebar Video Panas Yang Melibatkan 2 Remaja

Polres Tarakan Ringkus Penyebar Video Panas Yang Melibatkan 2 Remaja

TARAKAN – Satreskrim Polres Tarakan berhasil meringkus terduga perekam dan penyebar video panas yang melibatkan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis