Home > Ragam Berita > Internasional > Aksi Israel Kembali Mendapat Kecaman dari PBB

Aksi Israel Kembali Mendapat Kecaman dari PBB

Washington – Dukungan Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Donald Trump membuat Israel merasa di atas angin. Pada Selasa (24/1/2017), Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman kembali menyetujui pembangunan permukiman baru. Jumlahnya fantastis, yaitu 2.500 rumah.

Aksi Israel Kembali Mendapat Kecaman dari PBB

PBB

Padahal, sebelum izin pembangunan permukiman di Tepi Barat itu, Israel menyetujui pendirian 566 rumah di Jerusalem Timur. ’’Kami sedang membangun dan akan terus membangun,’’ tulis Netanyahu sebagaimana pantauan Harian Indo dari Twitter-nya pada Kamis (26/1/2017).

Pengamat pembangunan permukiman Israel di tanah Palestina Peace Now mengungkapkan, itu adalah izin terbesar yang pernah dikeluarkan sejak pembicaraan damai Israel-Palestina pada 2013. Pembangunan tersebut juga menunjukkan bahwa resolusi 2334 yang dikeluarkan PBB tidak bertaji.

Resolusi tentang pembangunan permukiman Israel di tanah Palestina yang ditandatangani pada 23 Desember 2016 memang hanya berisi kecaman. Tak ada hukuman jika Israel melanggar. Padahal, apa yang dilakukan Israel jelas-jelas melanggar hukum internasional.

Israel berani memberikan izin besar-besaran tersebut setelah didukung Trump. Pria yang dilantik pekan lalu itu mengakui, seluruh Jerusalem adalah milik Israel. Dia berencana memindahkan gedung Kedutaan Besar AS ke wilayah sengketa tersebut.

Trump telah menunjuk David Friedman sebagai duta besar AS untuk Israel. Berdasar media Israel Haaretz, Friedman pernah menjadi presiden kelompok yang menamakan diri American Friends of Beit El Institutions. Kelompok itu berhasil mengumpulkan dana USD 2 juta (Rp 26,65 miliar) setiap tahun untuk permukiman Beit El di wilayah pendudukan Israel di Tepi Barat. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Bejat! Perawat Pria Ini Perkosa Mayat Perempuan Yang Baru Satu Jam Meninggal Dunia

Bejat! Perawat Pria Ini Perkosa Mayat Perempuan Yang Baru Satu Jam Meninggal Dunia

La Paz – Seorang perawat pria bernama Grover Macuchapi (27) harus berurusan dengan polisi setelah ...