Home > Ragam Berita > Nasional > Patrialis Akbar Pernah Menyebut Dirinya Setuju Dengan Hukuman Mati Untuk Koruptor

Patrialis Akbar Pernah Menyebut Dirinya Setuju Dengan Hukuman Mati Untuk Koruptor

Jakarta – Terpidana penerima suap, Patrialis Akbar, ternyata pernah menyatakan hukuman mati bagi para koruptor secara normatif sudah bisa diberlakukan di Indonesia. “Secara normatif, undang-undangnya ada kok,” kata Patrialis saat mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan Kedung Pane, Semarang pada Kamis (8/4/2010) silam.

Patrialis Akbar Pernah Menyebut Dirinya Setuju Dengan Hukuman Mati Untuk Koruptor

Patrialis Akbar

Politisi asal Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyebut aturan itu ada dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Patrialis menyatakan dalam undang-undang tersebut disebutkan jika ada ada orang yang melakukan korupsi dalam keadaan tertentu maka bisa dihukum mati.

Baca juga: Jadi Tersangka, Patrialis Akbar : “Demi Allah, Saya Betul-betul Dizalimi”

“Misalnya negara dalam keadaan bencana tapi justru malah uangnya dikorupsi,” kata dia. Selain itu, hukuman mati juga bisa diterapkan bagi koruptor yang memanfaatkan uang negara padahal negara dalam kondisi krisis. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Tolak Pembangunan, PKS : Gedung DPR Lebih Baik Direnovasi

Tolak Pembangunan, PKS : Gedung DPR Lebih Baik Direnovasi

Jakarta – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman menyebut pembangunan Gedung DPR bukan merupakan ...