Home > Ragam Berita > Internasional > Larangan Imigrasi Trump Bikin Nasib Puluhan Ribu Pengungsi Somalia Terlantar

Larangan Imigrasi Trump Bikin Nasib Puluhan Ribu Pengungsi Somalia Terlantar

Washington – Sebanyak 26.000 pengungsi Somalia yang menyelamatkan diri ke Kenya dan telah berencana untuk melakukan transmigrasi ke Amerika Serikat, kini terdampar akibat kebijakan imigrasi yang diterapkan Presiden AS Donald Trump.

Larangan Imigrasi Trump Bikin Nasib Puluhan Ribu Pengungsi Somalia Terlantar

Larangan imigrasi Trump berdampak besar

Yvonne Ndege, pejabat di Kantor Komisariat Tinggi PBB Urusan Pengungsi (UNHCR) di Kenya, mengatakan pengungsi menunggu persetujuan transmigrasi mereka selama lebih dari dua tahun. Sebanyak 13.000 pengungsi yang telah diperiksa pejabat AS dan PBB belum pergi karena pemberlakuan larangan tersebut.

“Kami sangat berharap masalah ini akan diselesaikan dan AS akan melanjutkan peran kepemimpinan kuatnya dan tradisi lama dalam melindungi mereka yang menyelamatkan diri dari konflik dan penghukuman.” kata Ndege sebagaimana diberitakan Xinhua pada Kamis (2/2/2017).

Ndege menambahkan 14.500 dari total 26.000 pengungsi di Kenya berasal dari Kamp Pengungsi Dadaab di bagian Timur-Laut Kenya. Proses transmigrasi itu muncul setelah Kenya mengumumkan penutupan Kamp Dadaab pada Mei 2016. Namun Nairobi membekukan tenggat tersebut selama enam bulan.

Kekhawatiran transmigrasi muncul setelah Donald Trump menandatangani Perintah Eksekutif pada 27 Januari 2017 yang berupa pembekuan program pengungsi AS selama 120 hari dan larangan pengungsi dari beberapa negara dengan mayoritas masyarakat muslim masuk ke AS, termasuk Suriah sampai pemberitahuan lebih lanjut.

UNHCR menegaskan pengungsi harus menerima perlakuan yang sama bagi perlindungan, bantuan, dan kesempatan untuk bertransmigrasi tanpa peduli dengan ras, kewarganegaraan ataupun agama mereka.

Berdasarkan jumlah rata-rata setiap bulan selama 15 tahun belakangan, sebanyak 20.000 pengungsi yang berada dalam kondisi genting telah bertransmigrasi ke AS selama 120 hari. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Berhubungan Badan di Tempat Umum dan Mengunggahnya, Pasangan Ini Ditangkap Polisi

Berhubungan Badan di Tempat Umum dan Mengunggahnya, Pasangan Ini Ditangkap Polisi

Jakarta – Polisi setempat menangkap sepasang suami-istri asal Louisiana, Amerika Serikat, karena kedapatan melakukan hubungan ...