Home > Ragam Berita > Nasional > Terkait Isu Penyadapan, Fahri Hamzah Menduga Ada Lembaga Lakukan Jual-Beli Percakapan Rahasia

Terkait Isu Penyadapan, Fahri Hamzah Menduga Ada Lembaga Lakukan Jual-Beli Percakapan Rahasia

Jakarta – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menganalisis dugaan kasus penyadapan yang ramai dibicarakan usai persidangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Terkait Isu Penyadapan, Fahri Hamzah Menduga Ada Lembaga Lakukan Jual-Beli Percakapan Rahasia

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah

Dia menilai, ada dua kemungkinan yang terjadi dalam kasus itu, Pertama adalah membeli atau menggunakan institusi penyadapan resmi yang diberikan kewenangan penyadapan oleh pemerintah atau undang-undang.

Bisa juga ada lembaga lain lembaga penjual komunikasi elit itu yang dimanfaatkan karena saat ini alat penyadap dijual secara bebas di mana-mana.

Selain itu, kemungkinan ada perusahaan yang membeli alat sadap di luar negeri. Kemudian, perusahaan itu menjualnya kepada pihak lokal yang memerlukannya.

“Dan dalam kasus Ahok ini yang menyedihkan adalah cara-cara ini digunakan untuk dipakai. Jadi apa yang diungkapkan oleh lawyer Ahok di ruang sidang menurut saya itu satu indikasi kuat bahwa di Indonesia itu jual beli percakapan percakapan rahasia dari pejabat negara dan orang-orang penting itu dilakukan. Saya kira ini perlu kita waspadai,” tegasnya pada Jumat (3/2/2/2017).

Dengan dasar kondisi ini, politikus asal PKS tersebut mendesak agar Presiden Joko Widodo melanjutkan peraturan pemerintah (PP) tentang penyadapan, yang pernah dikeluarkan pada era SBY.

Tapi, saat itu PP sempat ditolak oleh MK karena dianggap harus peraturannya tidak di bawah perundang-undangan yang ada.

“Jadi lanjutkan saja (PP-nya), lalu kemudian bikin Perpu (peraturan pemerintah pengganti perundang-undangan) karena sekarang ini kondisinya darurat penyadapan,” tuturnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Wiranto Minta Isu PKI Tak Diboncengi Kepentingan Politik

Wiranto Minta Isu PKI Tak Diboncengi Kepentingan Politik

Jakarta – Menko Polhukam Wiranto akhirnya ikut angkat bicara dengan mengatakan bahwa penyelesaian maslah terkait ...