Home > Ragam Berita > Nasional > Demokrat Ngotot Ajukan Hak Angket Meski BIN Telah Klarifikasi Tak Ada Penyadapan

Demokrat Ngotot Ajukan Hak Angket Meski BIN Telah Klarifikasi Tak Ada Penyadapan

Jakarta – Didik Mukrianto selaku Ketua DPP Partai Demokrat menyatakan jika alasan di balik pengajuan hak angket terkait dugaan penyadapan terhadap Ketua Umum Demokrat, Susilo Nambang Yudhoyono (SBY), berasal dari fakta persidangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Demokrat Ngotot Ajukan Hak Angket Meski BIN Telah Klarifikasi Tak Ada Penyadapan

Didik Mukrianto

“Sempat terucap ada pembicaraan antara Pak Ma’ruf dengan Pak SBY yang kemudian dijadikan satu penggalan dalam persidangan dan menjadi fakta,” kata Didik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (3/2/2017).

“Dan salah satu isu di situ adalah dugaan bukti yang dimiliki Ahok.

Dugaan tersebut, tambah Didik, amat enting untuk ditelusuri kebenarannya. Dari situlah semuanya nanti akan terbongkar.

Apabila terbukti dugaan penyadapan itu benar terjadi, menurut Didik, itu merupakan hal yang berbahaya bahi kehidupan berdemokrasi. Kondisi itu menandakan tak ada lagi perlindungan terhadap privasi warga negara.

Ketika ditanya terkait pernyataan Badan Intelijen Negara (BIN) dan Polri yang telah menegaskan tidak pernah menyadap percakapan telepon SBY dan Ma’ruf Amin, Didik menjawab pihaknya tak mau berspekulasi.

Bagi Demokrat, pernyataan kuasa hukum Ahok yang mengaku memiliki bukti rekaman percakapan, secara tak langsung memunculkan dugaan penyadapan.

Oleh karenanya, nantinya melalui hak angket, Demokrat ingin mendengar penjelasan langsung dari institusi yang berwenang untuk menyadap seperti BIN dan Polri terkait dugaan itu.

Baca juga: Untuk Pertama Kalinya Megawati Akan Hadiri Kampanye Ahok-Djarot

“Justru kami ingin mengungkap dan mendengar langsung apa yang dimaksud mempunyai bukti rekaman, kalau memang ada potensi penyalahgunaan wewenang sudah menjadi kewajiban DPR untuk mengawasi,” ungkap Didik. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Parkir Liar di Kalijodo, Ahok : "Preman Pikir Saya Sudah Tidak Bisa Menindak"

Parkir Liar di Kalijodo, Ahok : “Preman Pikir Saya Sudah Tidak Bisa Menindak”

Jakarta – Baru-baru ini, Dinas Perhubungan DKI dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis