Home > Ragam Berita > Nasional > Ajukan Praperadilan, Habib Rizieq Tak Hadiri Pemeriksaan 7 Februari

Ajukan Praperadilan, Habib Rizieq Tak Hadiri Pemeriksaan 7 Februari

Bandung – Rizieq Shihab yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan pancasila dipastikan tidak akan hadir dalam pemeriksaan 7 Februari 2017 mendatang. Rencananya, pada hari itu, Rizieq Shihab diperiksa pertama kalinya sebagai tersangka dalam kasus tersebut. (4/2/2017).

Ajukan Praperadilan, Habib Rizieq Tak Hadiri Pemeriksaan 7 Februari

Tersangka kasus penodaan Pancasila Rizieq Shihab

“Kemungkinan tidak hadir. Karena ada praperadilan dulu, jadi tidak hadir,” kata Ketua Bantuan Hukum Front Pembela Islam (FPI) Jabar, Kiagus M Choiri, dalam konferensi persnya di Bandung, hari Jumat kemarin.

Baca juga : SBY Blusukan Ke Anggota DPRD Jelang Pilgub DKI

Kiagus juga menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya telah menunggu surat penetapan kliennya sebagai tersangka. Begitu surat diterima, pihaknya akan langsung mengajukan praperadilan ke PN Bandung.

“Pada saat pengajuan gugatan kemungkinan (Rizieq) tidak akan hadir. Untuk sidang praperadilan pun belum terkonfirmasi (Rizieq) hadir atau tidak,” katanya.

Yang pasti, lanjut Kiagus, saat pihaknya mengajukan praperadilan, kliennya Habib Rizieq tidak perlu memenuhi panggilan Polda Jabar untuk pemeriksaan. Sebab, kliennya sedang menempuh jalur hukum praperadilan atas penetapan sebagai tersangka.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus sendiri juga mengatakan, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat sudah melayangkan surat pemanggilan terhadap Rizieq Syihab.

Tanggal 7 Februari 2017 besok rencananya, Rizieq akan diperiksa sebagai tersangka. Yusri berharap kepada Rizieq kooperatif dengan datang memenuhi panggilan penyidik. Apabila mangkir dari pemanggilan, penyidik akan menjadwalkan pemanggilan ulang. Dia pun mengimbau kepada Rizieq tidak membawa massa pada 7 Februari mendatang.

Sebelumnya diberitakan, para penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Barat menyimpulkan ada unsur terhadap pelanggaran Pasal 154 A KUHP tentang penistaan simbol negara dan Pasal 320 tentang pencemaran nama baik, telah terpenuhi. Sehingga Rizieq ditetapkan menjadi tersangka.

Rizieq yang dilaporkan oleh Sukmawati Soekarnoputri atas tuduhan menghina Presiden pertama RI Soekarno dan Pancasila. Dugaan penghinaan itu, dilakukan Rizieq saat berceramah di Lapangan Gasibu Bandung pada 2011.

(Bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Aksi Bela Palestina Akan Digelar di Monas dan Depan Kedubes AS Besok

Aksi Bela Palestina Akan Digelar di Monas dan Depan Kedubes AS Besok

Jakarta – Sejumlah elemen masyarakat dan ormas Islam akan berkumpul di kawasan Monumen Nasional (Monas) ...