Home > Ragam Berita > Nasional > Akibat Oplosan Tiga Warga Bantul Tewas Dan Satu Orang Kritis

Akibat Oplosan Tiga Warga Bantul Tewas Dan Satu Orang Kritis

Yogyakarta – pasca menenggak minuman keras oplosan Tiga warga Bantul meninggal dan satu orang lainnya masih kritis.

Akibat Oplosan Tiga Warga Bantul Tewas Dan Satu Orang Kritis

Ilustrasi

Korban meninggal, masing-masing adalah Wahyu Defri (21) dan Sudarisman (50) warga Dusun Kurahan Desa Bantul Kecamatan Bantul dan Muhdiyanto (23) warga Dusun Bongseng, Desa Guwosari Kecamatan Pajangan. Sedang, Kustiono (35), warga Dusun Kurahan dalam kondisi kritis dan dirawat di RSU PKU Muhammadiyah Bantul.

Kapolsek Bantul, Kompol Paimun, mengatakan, ada kemungkinan korban akan terus bertambah. Hal itu, kata dia, berdasar penelusuran pihak kepolisian terhadap penjual miras oplosan yang dikonsumsi keempatnya.

Baca juga : PDIP Soroti Isu PKI Yang Digunakan Untuk Memecah Belah

Korban Sudarisman meninggal Selasa (7/2) dini hari di RSUD Panembahan Senopati Bantul, sementara Wahyu Defri meninggal Selasa (7/2) sekitar pukul 09.00 dan Muhdiyanto, meninggal sehari sebelumnya, pada Senin (6/2) malam di RS PKU Muhammdiyah Bantul.

Berdasar keterangan awal, Sudarisman bersama Wahyu Defri Cahyo, terlibat dalam pesta minuman keras pada Minggu (5/2) di Imogiri. Sementara Kustiono pesta miras oplosan Sabtu (4/2) malam di Kurahan Bantul.

Kustiono yang masih dalam kondisi kritis, pesta miras bersama Fajar, Anto serta Aan di rumah Kustianto.

Menurut Kompol Paimun, miras oplosan dibeli oleh Kustiono berasal dari Sumantoro warga dusun Melikan seharga Rp 20 ribu per liter. Padahal empat orang tersebut menghabiskan 3 liter miras oplosan. Sedang korban meninggal Muhdiyanto, belum diketahui dari mana mendapatkan miras oplosan.

Polisi grebek rumah Sumantoro yang diketahu juga sebagai warung penjual miras oplosan. di Dusun Melikan Lor Rt 07, Desa Bantul, Kecamatan Bantul.

“Lokasinya atau tempat minim-minumnya ada beberapa tempat, yaitu Ngrancah, Imogiri,” ujar Paimun.

Ia menambahkan, pihaknya sudah menyelidiki warung tempat para korban membeli miras oplosan.

“Pemilik warungnya mengakui kalau menjual miras dan merupakan pemain lama, bahkan sudah pernah dihukum Tipiring,” ucapnya.

(Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Lagi, 3 Remaja Ini Dituding Lecehkan Cara Salat

Lagi, 3 Remaja Ini Dituding Lecehkan Cara Salat

Sukabumi – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi telah melaporkan sebanyak tiga orang remaja asal ...