Home > Ragam Berita > Nasional > Demi Mencari Suaka, Warga Asal Irak Ini Harus Tidur di Jalanan di DKI

Demi Mencari Suaka, Warga Asal Irak Ini Harus Tidur di Jalanan di DKI

Jakarta – Yasser Abd Saleem. Salah satu kepala keluarga di antara ribuan pengungsi dan pencari suaka di Jakarta yang menanti ditempatkan ke negara ketiga, mengaku tak memiliki tempat tinggal.

Demi Mencari Suaka, Warga Asal Irak Ini Harus Tidur di Jalanan di DKI

Yasser

“Dulu saya tinggal di Bogor, menumpang di rumah teman. Setelah dia tidak membantu saya lagi, saya tidur di pinggir jalan di daerah Kebon Sirih ini,” ujar Yasser kepada awak media, Jakarta, Rabu (8/2/2017).

“Saya butuh rumah dan tempat tinggal untuk anak-anak saya. Itu yang saya minta ke UNHCR. Tidak penting di mana negaranya, yang penting saya punya rumah,” lanjutnya.

UNHCR merupakan lembaga PBB yang mengurusi pengungsi. Di Jakarta, Kantor perwakilan UNHCR terletak di Menara Ravindo, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Yasser tinggal di Indonesia sudah selama dua tahun. Di negara transit ini pula dirinya tak bisa melakukan apa-apa. Pasalnya, di negara transit, pencari suaka dan pengungsi dilarang bekerja maupun bersekolah.

Warga Baghdad ini meninggalkan Irak karena konflik yang melanda negara tersebut. Di Baghdad, bom meledak setiap hari. Sementara, keluarganya masih banyak yang berada di kota itu hingga sekarang.

“Jika Anda mendatangi sekitaran Menara Ravindo di malam hari, saya pasti ada di situ. Tidur di jalanan beralas tikar,” ungkap Yasser.

Demi makan sehari-hari, terkadang Yasser membeli secukupnya untuk empat orang yaitu dirinya, istrinya dan dua anaknya. Uang untuk kehidupan sehari-hari juga ia dapat dari kiriman kerabatnya.

Apabila kerabatnya tak mengirim uang, ia tak akan bisa makan. Pernah dalam dua hari, Yasser dan keluarganya tak bisa makan karena kehabisan uang dan akhirnya diberi makanan oleh penjaja makanan sekitar.

Di tengah kesusahan hidupnya, Yasser pun mengaku anak keduanya yang berusia empat tahun sedang mengalami masalah kesehatan yang berhubungan dengan kalsium.

Baca juga: Pilgub DKI 2017 : Ditempat Inilah Pasangan Ahok-Djarot Lakukan Pencoblosan

“Saya butuh bantuan dari UNHCR atau siapapun yang bisa membantu anak saya untuk berobat ke rumah sakit dan supaya bisa punya tempat tinggal,” pungkas Yasser. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Polri Tolak Spekulasi dengan Hasil Uji Laboratorium Beras Oplosan

Polri Tolak Spekulasi dengan Hasil Uji Laboratorium Beras Oplosan

Jakarta – Tim Satgas Pangan Mabes Polri mendatangi Markas Polda Sumatera Selatan untuk melihat kasus ...