Home > Ragam Berita > Nasional > Chappy Hakim Bentak Kader Hanura, Oso Meradang

Chappy Hakim Bentak Kader Hanura, Oso Meradang

Jakarta – Mukhtar Tompo harus mendapat pengalaman pahit. Hal tersebut terjadi lantaran Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Chappy Hakim melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan kepada kader Partai Hanura di DPR tersebut. Selain itu, Chappy menujuk dada Mukhtar dengan keras.

Chappy Hakim Bentak Kader Hanura, Oso Meradang

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang

Hal tersebut pun membuat Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang meradang. “Pak Oso telepon saya marah, marah ke dia (Chappy), marah sekali,” ujar Mukhtar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/2/2017).

Menurut dia, tentu saja Oso marah dengan perlakuan tersebut. Sebab, itu adalah bentuk penghinaan terhadap anggota DPR. Apalagi, sebagai ketua MPR, tentu Oso mengerti bagaimana tata krama di lembaga itu berlaku.

Baca juga: Bertepatan Masa Tenang Pilkada, Mahyudin Imbau Aksi 112 Tidak Jadi Diselengarakan

Soal apakah hal ini akan dibawa ke ranah hukum, Mukhtar mengaku ingin berkonsultasi terlebih dahulu dengan Oso. “Saya mengikuti saran ketum partai saya. Saya menunggu arahan,” tegasnya.

Namun, yang pasti, dia ada bukti rekaman CCTV yang menunjukkan perlakuan Chappy tersebut. “Saya yakin di dalam ada (rekaman),” tutupnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Hasil Rapat Pleno Rekapitulasi KPU DKI: Ahok-Djarot 42,04 %, Anies-Sandi 57,96 %

Hasil Rapat Pleno Rekapitulasi KPU DKI: Ahok-Djarot 42,04 %, Anies-Sandi 57,96 %

Jakarta – Dari hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pilkada DKI Jakarta putaran kedua tercatat ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis