Home > Hiburan > Rina Matsuno Tutup Usia Pada Umur 18 Tahun Lantaran Terserang Penyakit

Rina Matsuno Tutup Usia Pada Umur 18 Tahun Lantaran Terserang Penyakit

Jakarta – Member Shiritsu Ebisu Chugaku, Rina Matsuno akhirnya menutup mata untuk selamanya. Publik sangat terkejut lantaran usia Rina Matsuno baru 18 tahun.

Rina Matsuno Tutup Usia Pada Umur 18 Tahun Lantaran Terserang Penyakit

Rina Matsuno

Seperti yang dikutib Japan Today, Rabu (8/2/2017), melalui situs resminya, agensi yang mengasuh Rina Matsuno menuliskan kabar duka tersebut. Sebuah kabar mengatakan, Rina Matsuno meninggal akibat serangan penyakit.

Baca juga : Inilah Hadiah Spesial JKT48 di Hari Ulang Tahun Haruka Nakagawa

Sebelumnya, Rina Matsuno tak bisa mengikuti konser Shiritsu Ebisu Chugaku bersama teman-temannya karena alasan kesehatan.

Rina Matsuno lahir pada 16 Juli 1998. Dia cukup lama mengenal industri hiburan. Rina mulai eksis semenjak duduk di kelas satu sekolah dasar.

Rina Matsuno dikenal sebagai artis dan telah membintangi berbagai produk ternama. Berdasarkan informasi, produk yang dibintangi Rina Matsuno menjadi laris manis. Tak hanya itu, Rina Matsuno juga sering menjadi model majalah fashion.

Diketahui, Shiritsu Ebisu Chugaku merupakan adik dari Momoiro Clover Z, telah menyanyikan berbagai soundtrack anime terkenal, mulai Naruto dan Pokémon: Black and White: Rival Destinies, dan Nanana’s Buried Treasure. (bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Ayu Ting Ting dan Keluarganya Dianggap Menghambat Kerja KPAI

Ayu Ting Ting dan Keluarganya Dianggap Menghambat Kerja KPAI

Jakarta – Pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai pedangdut Ayu Ting Ting tidak menunjukkan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis