Home > Ragam Berita > Nasional > Survey Poltracking : Belum Ada Paslon DKI Yang Unggul Mutlak

Survey Poltracking : Belum Ada Paslon DKI Yang Unggul Mutlak

Jakarta – Pilkada DKI Jakarta sudah di depan mata. Poltracking Indonesia mengeluarkan survei terbaru terkait dengan tren elektabilitas calon Gubernur dan wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017/2022.

Survey Poltracking : Belum Ada Paslon DKI Yang Unggul Mutlak

berdasarkan hasil survei tersebut, elektabilitas tertinggi diraih oleh pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dengan hasil survei sebesar 30,13 persen, disusul dengan pasangan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sebesar 31,50 persen dan posisi ketiga dengan preentase elektabilitas sebesar 25,75 persen diraih oleh pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni.

Hanta Yudha, Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia menyatakan bahwa masih belum ada pasangan calon yang unggul dalam survei elektabilitas ini,karena masing-masing pasangan calon masih memiliki selisih persentase yang sangat tipis.

“Selisih yang sangat tipis antara pasangan calon nomor dua dan tiga ini, selisihnya ini pun sangat rentan dengan margin of error, makanya masih belum bisa disimpulkan siapa pasangan calon yang lebih unggul ” ucapnya di kawasan Menteng, Rabu (1/2/2017).

Terlebih lagi, margin of error dari survei ini kurang dari 3,46 persen. sehingga, persentase elektabilitas dari pasangan calon Ahok-Djarot dan Anies-Sandiaga berhimpitan. sedangkan, sebanyak 12,62 persen koresponden yang belum menentukan pilihan.

selain survei elektabilitas, Poltracking Indonesia juga melakukan survei elektabilitas top of mind. Bedanya dengan survei elektabilitas sebelumnya, responden ditanya secara lansung terkait siapa pasangan calon yang akan dipilih di Pilkada DKI 2017 nanti.

Pasangan calon Anies- Sandiaga memperoleh elektabilitas tertinggi dengan hasil 27,75 persen, disusul dengan pasangan Ahok-Djarot dengan hasil 27,63 dan pasangan Agus-Sylviana memperoleh hasil 22,75 persen responden.

survei yang dilakukan pada tanggal 24 sampai dengan 29 Januari 2017 ini menggunakan metode Stratified multistage random sampling, dengan jumlah responden dan sampel 800 orang. Tingkat kepercayan mencapai 90 persen dengan margin of error mencapai lebih kurang 3,46 persen.

x

Check Also

Anies Berharap FPI Bisa Lepas Dari Stigma Negatif

Anies Berharap FPI Bisa Lepas Dari Stigma Negatif

Jakarta – Hari ini merupakan perayaan ulang tahun FPI yang ke 19, acara kali ini ...