Home > Ragam Berita > Nasional > Saksi Ahli Agama Disidang Ahok Menegaskan Alquran Tak Pernah Membohongi Siapapun

Saksi Ahli Agama Disidang Ahok Menegaskan Alquran Tak Pernah Membohongi Siapapun

Jakarta – Muhammad Amin Suma, seorang ahli Agama Islam asal UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan bahwa Alquran tak pernah membohongi.

Saksi Ahli Agama Disidang Ahok Menegaskan Alquran Tak Pernah Membohongi Siapapun

Ahok dalam Sidang

“Masalah dibohongi pakai Al-Maidah Ayat 51 atau dibodohi pakai Al-Maidah Ayat 51. Alquran itu tidak akan pernah membohongi siapapun,” papar Amin saat memberikan kesaksian dalam lanjutan sidang Ahok di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (13/2/2017).

Amin lantas menyatakan beberapa ulama pun melarang penerjemahan Alquran karena penafsirannya bisa berbeda-beda.

“Jangan kan terjemahan, tulisannya juga macam-macam. Oleh karena itu kenapa ada sebagian ulama melarang menerjemahkan Alquran,” ujar Amin.

Menurutnya, dalam sudut pandang agama bahwa yang menjadi persoalan dalam pidato Ahok di Kepulauan Seribu itu adalah adanya kata-kata “dibohongi pakai Al-Maidah ayat 51”.

Baca juga: Demokrat Berencana Ajukan Hak Angket Pemberhentian Ahok

“Intinya yang jadi masalah adanya kata-kata itu karena Alquran tidak pernah membohongi,” tegas Amin. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Ahok Nilai 60 Persen Tidak Suka Anies, Politikus Gerindra: Itu Tidak Memiliki Dasar

Ahok Nilai 60 Persen Tidak Suka Anies, Politikus Gerindra: Itu Tidak Memiliki Dasar

Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Ahmad Muzani menilai pernyataan Basuki ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis