Home > Ragam Berita > Nasional > Jaksa Penuntut Umum Menghadirkan 4 Saksi Di Sidang Ke-10 Ahok

Jaksa Penuntut Umum Menghadirkan 4 Saksi Di Sidang Ke-10 Ahok

Jakarta – Jaksa Penuntut Umum (JPU) rencananya  menghadirkan 4 saksi di pengadilan kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki ‘Ahok’ Tjahaja Purnama. Namun, Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Hasoloan Sianturi mengatakan, baru 2 saksi ahli yang mengonfirmasi hadir di sidang ke-10 ini.

Jaksa Penuntut Umum Menghadirkan 4 Saksi Di Sidang Ke-10 Ahok

Jaksa Penuntut Umum Menghadirkan 4 Saksi Di Sidang Ke-10 Ahok

“(Ahli) yang konfirmasi hadir cuma dua, Prof. Dr. Muhammad Amin Suma selaku ahli agama Islam dan Prof. Mahyuni ahli Bahasa Indonesia,” kata Hasoloan di area sidang, Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin 13 Februari 2017.

Baca juga : Tiga Minggu Tidak Di Perbaiki, Warga Terpaksa Tantang Arus Sungai Grati

Empat saksi yang dijadwalkan hadir ialah ahli agama dari MUI Muhammad Amin Suma, ahli hukum pidana Mudzakkir dan Abdul Chair Ramadhan. satu lainnya merupakan ahli bahasa Indonesia, Mahyuni.

Menurut Hasoloan, keadaan masihb bisa berubah. Saksi bisa saja tiba-tiba datang ke persidangan.

“Informasi sementara yang kami terima seperti itu. Sampai pagi ini, baru dua (ahli) yang confirmed. Bisa saja nanti ada perubahan,” ucap Hasoloan.

Sidang Ahok dimulai pukul 09.00 WIB. Sebelum ke persidangan, Ahok menyempatkan diri ke Balai Kota untuk menemui warga.

(Bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Inilah Kondisi Kesehatan Terkini Novel Baswedan

Inilah Kondisi Kesehatan Terkini Novel Baswedan

Jakarta – Hingga kini, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan terus menjalani masa pemulihan. ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis