Home > Ragam Berita > Nasional > Demi Biaya Wisuda, Mahasiswa di Mataram Nekat Edarkan Narkoba

Demi Biaya Wisuda, Mahasiswa di Mataram Nekat Edarkan Narkoba

Mataram – IS (22), terancam tak dapat menjalani wisuda karena ditangkap oleh polisi atas tuduhan mengedakar obat-obat daftar G. Calon sarjana perguruan tinggi swasta di Mataram, ditangkap polisi di agen bus di kantor agen bus Kamis malam (9/2) lalu di Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Mataram. Pelaku sedianya mengirimkan 5.400 butir tablet Tramadol ke Bima.

Demi Biaya Wisuda, Mahasiswa di Mataram Nekat Edarkan Narkoba

Ilustrasi

“Modusnya dia ini menutupi Tramadol dengan durian untuk menghindari kecurigaan,” ujar Kapolsek Mataram, Kompol Taufik di Mataram, Senin (13/2/2017).

Pria yang berprofesi sebagai mahasiswa tingkat akhir itu memang terpantau kerap mengedarkan Tramadol. Selain, ke Bima tersangka juga mengedarkan di kos-kosannya kawasan Gomong Lama, Kelurahan Gomong, Kecamatan Mataram.Dari pengakuan tersangka, sambung dia, Tramadol dipesan secara online di Surabaya dengan modal Rp 6 juta.

“Sudah ada penerimanya di Bima. Dia jualnya Rp 8 juta,” ungkap Taufik.

Tersangka kemudian mengaku menggunakan hasil penjualan Tramadol itu untuk membiayai ongkos wisudanya nanti. Saat ini, wisudanya tentu saja terancam batal akibat tingkahnya yang membuat ia harus mendekam di jeruji besi. Taufik menyebutkan, barang bukti Tramadol yang disita itu buatan PT Promedrahardjo Farmasi Industri yang sudah dilarang untuk memproduksi sediaan obat daftar G itu pada 2015 lalu. Muncul dugaan bahwa Tramadol yang coba diedarkan tersangka tersebut merupakan produksi rumahan secara ilegal.

Baca juga: Jaksa Penuntut Umum Menghadirkan 4 Saksi Di Sidang Ke-10 Ahok

“Tramadol ini barang legal tapi penggunaannya tidak benar. Hasil penyidikan Polda dulu pabrik sudah ditutup tapi ini masih beredar dan tanggal kedaluarsa dari barang bukti ini tercatat tahun 2019 berarti produksi baru ini,” jelasnya.Tersangka yang sedang sibuk menggarap skripsi itu terancam hukuman penjara 15 tahun, seperti disebutkan dalam pasal 147 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Lagi, 3 Remaja Ini Dituding Lecehkan Cara Salat

Lagi, 3 Remaja Ini Dituding Lecehkan Cara Salat

Sukabumi – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi telah melaporkan sebanyak tiga orang remaja asal ...