Home > Ragam Berita > Nasional > Djarot Tak Pernah Menyangka Bisa Raup Kemenangan di TPS Dekat Markas FPI

Djarot Tak Pernah Menyangka Bisa Raup Kemenangan di TPS Dekat Markas FPI

Jakarta – Secara mengejutkan pasangan calon gubernur-wagub petahana, Basuki Tjahaja – Djarot Saiful Hidayat meraih kemenangan di TPS 17 Petamburan, yang notabene berlokasi di dekat markas Front Pembela Islam (FPI). Bahkan Djarot pun mengaku kaget dan tak menyangka dapat meraup banyak suara di TPS tersebut.

Djarot Tak Pernah Menyangka Bisa Raup Kemenangan di TPS Dekat Markas FPI

Ahok-Djarot

“Jelas enggak (menyangka menang), tapi mantep toh,” ujar Djarot saat dijumpai Rabu (15/2/2017) malam.

Djarot beranggapan bahwa warga Petamburan merupakan pemilih yang rasional dan tidak begitu saja terpengaruh oleh pihak luar, dalam hal ini FPI.

“Bagus, kan? Berarti warga di sana rasional. Kita enggak sangka loh ini,” ungkap politisi dari PDI Perjuangan tersebut.

Baca juga:
Parah, Netizen Sambut Kekalahan Agus Dengan Meme Sindiran
Pendukung AHY Diminta Berikan Suara kepada Anies-Sandi

Hasil perolehan suara di TPS 17 Petamburan memang tak disangka banyak pihak. Ahok-Djarot unggul dengan perolehan suara 278, disusul pasangan nomor pemilihan tiga, Anies-Sandi, dengan 212 suara. Sedangkan Agus-Sylvi hanya meraih 38 suara, dan terakhir 5 suara dinyatakan tidak sah. (Bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Polisi Minta Polemik Pembangunan Gereja Santa Clara Diselesaikan Dengan Cara Kekeluargaan

Polisi Minta Polemik Pembangunan Gereja Santa Clara Diselesaikan Dengan Cara Kekeluargaan

Bekasi – Polisi sedang mengupayakan mediasi antara kelompok massa dengan panitia pembangunan Gereja Santa Clara ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis