Jakarta – Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud saat berpidato di hadapan para anggota DPR di Gedung DPR/MPR, Kamis (2/3/2017), menegaskan bahwa tantangan yang harus dihadapi oleh seluruh negara di dunia adalah semakin maraknya aksi terorisme.

Ini Dia Tujuh Organisasi Teroris Paling Ditakuti di Dunia

Hampir di seluruh negara di dunia saat sedang berbenah dalam kaitannya dengan pencegahan dan pemberantasan terorisme.
Di seluruh dunia, setidaknya ada tujuh kelompok teroris yang masih bercokol dan menebarkan ancaman serius.

Siapa saja mereka?

1. ISIS
Kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) didirikan pada 2004 di Irak sebagai cikal bakal nama Negara Islam di Irak, namun kelompok ini baru terkenal pada 2014 lalu setelah mengumumkan berdirinya kekalifahan di kawasan Irak dan Suriah.

Aksi kejam dan brutal dari kelompok yang dipimpin oleh Abu Bakr al-Baghdadi ini di antaranya pemenggalan kepala para sandera, pelemparan dari gedung tinggi, perbudakan seks perempuan, dan penghancuran situs bersejarah.

2. Abu Sayyaf
Kelompok ini berpusat di Filipina bagian selatan, tepatnya di Kepulauan Jolo dan Basilan. Organisasi teroris yang didirikan pada 1991 ini bertanggungjawab terhadap serangan teror sebuah kapal ferry di Filipina pada 2004 lalu yang menewaskan 116 orang.

Mereka mendapatkan dana operasi dari uang tebusan sandera dan perampokan kapal barang. Kelompok ini lahir dengan tujuan untuk mendirikan negara Islam di Filipina selatan.

3. Al Shabab
Memiliki nama panjang Harakat al-Shabaab al-Mujahideen, tetapi lebih populer dengan nama Al Shabab, sebuah organisasi teror yang beroperasi di kawasan Timur Afrika atau di Tanduk Afrika.

Kelompok teroris yang konon beranggotakan 9.000 orang ini berpusat di negara Somalia.

4. Taliban
Kelompok yang berpusat di Pakistan ini aktif sejak 2007 lalu. Kelompok yang berafiliasi dengan Al Qaeda ini terutama menentang pemerintahan dan militer Pakistan, serta juga terkenal anti-ideologi Barat dan sering melancarkan serangan pembunuhan.

5. Boko Haram
Kelompok teroris yang mempunyai nama panjang Jama’at Ahl as-Sunnah lid-Da’wah wa’l-Jihad ini didirikan pada 2002 lalu.

Boko Haram beroperasi di Nigeria namun kini meluaskan aksinya di negara tetangga Chad, Niger, dan Kamerun.
Setidaknya sudah lebih dari 15.000 warga sipil dibunuh. Peristiwa penculikan 276 gadis Chibok pada tahun 2014 lalu telah memicu kecaman internasional.

Kelompok teroris ini berafiliasi dengan ISIS dan bertujuan menumbangkan pemerintahan Nigeria.

6. Jabhat al-Sham
Dulu kelompok teror yang berafiliasi dengan Al Qaeda ini bernama Front Al-Nusra.

Pada pertengahan tahun 2016, kelompok ini menyempal dari Al Qaeda dan membentuk aliansi dengan kelompok jihadis militan lainnya di Suriah dan memakai nama baru Tahrir al-Sham atau Jablat al-Sham.

Kelompok ini memainkan peranan utama dalam perang saudara di Suriah dan berada di pihak pemberontak yang ingin menumbangkan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad.

7. Hezbollah
Organisasi ini sebenarnya adalah partai politik yang sekaligus kelompok militan bersenjata yang aktif di Lebanon, dan mendapat dukungan kuat dari Iran.

Didirikan pada 1982 dengan bantuan keuangan dan latihan militer Iran, sebagai reaksi atas invasi Israel ke selatan Lebanon.

Hezbollah terutama melancarkan serangan atas target Israel, Amerika dan Barat. Dalam konflik Suriah, Hezbullah mendukung presiden Bashar al-Assad.
(samsul arifin – harianindo.com)