Home > Hiburan > Gosip > Mantan Suami Ingin Temui Anaknya, Nikita Mirzani Minta Uang Rp 400 Juta

Mantan Suami Ingin Temui Anaknya, Nikita Mirzani Minta Uang Rp 400 Juta

Jakarta – Aktris Nikita Mirzani menegaskan syarat tersendiri bagi mantan suaminya, Sajad Ukra agar mendapatkan ijin untuk menemui anak mereka, Azka. Wanita berusia 30 tahun menyebutkan, Sajad harus melunasi hutang berupa biaya untuk menafkahi Azka yang hingga saat ini belum terpenuhi.

Mantan Suami Ingin Temui Anaknya, Nikita Mirzani Minta Uang Rp 400 Juta

Nikita Mirzani

“Sajad, i hate you. Lo bayar deh botak, daripada bayar-bayar pengacara mending bayar ini deh buat anak. Orang gajinya gede juga,” tandas Nikita ketika ditemui awak media di Mapolda Metro Jaya (16/3/2017).

Fahmi Bachmid selaku kuasa hukum Nikita langsung membeberkan nominal hutang biaya nafkah yang belum dibayarkan Sajad sejak putusan cerai keduanya diterbitkan. Diungkapkan oleh Fahmi, Sajad Ukra masih menunggak hutang ratusan juta Rupiah pada mantan istrinya.

“Total hampir 400 an juta,” ucap Fahmi.

Baca juga: Pengacara Putri Aisyah Menyebut Ustad Al Habsyi Enggan Ceraikan Istri Mudanya

Seperti yang diketahui, Nikita Mirzani dan Sajad Ukra resmi dinyatakan bercerai pada tahun 2014 lalu. Lewat putusan yang diterbitkan Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Sajad pun diharuskan menafkahi Nikita setiap bulan serta menanggung ongkos kelahiran Azka. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

BNN Belum Berikan Kepastian Terkait Isu Billy Syahputra Terjerat Narkoba

BNN Belum Berikan Kepastian Terkait Isu Billy Syahputra Terjerat Narkoba

Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) memberikan pernyataan resemi terkait berita penangkapan Billy Syahputra atas ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis