Home > Ragam Berita > Nasional > Relawan Menyebut Anies-Sandi Telah Diserang Dari 8 Penjuru Mata Angin

Relawan Menyebut Anies-Sandi Telah Diserang Dari 8 Penjuru Mata Angin

Jakarta – Sejak pencoblosan putaran pertama Pilgub DKI Jakarta selesai, pasangan calon Anies Baswedan-Sandiaga Uno terlihat semakin diserang oleh sejumlah pihak. Meski demikian, hal tersebut sudah diprediksi sebelumnya, dengan tujuan untuk menjatuhkan pasangan Anies-Sandi.

Relawan Menyebut Anies-Sandi Telah Diserang Dari 8 Penjuru Mata Angin

Anies-Sandi

Begitu diungkapkan anggota Presidium Relawan Pemenangan Anies-Sandi (PRAS), M Syaiful Jihad, di Jakarta, Rabu (15/3/2017). “Serangan terhadap Anies-Sandi makin gencar. Ibaratnya, serangan datang dari delapan penjuru mata angin,” kata Syaiful.

Akan tetapi, Syaiful menegaskan bahwa serangan-serangan personal tersebut justru semakin membuat dukungan terhadap Anies-Sandi bertambah. Pasalnya, publik mengetahui jika pasangan Anies-Sandi sedang dicari-cari kesalahannya untuk dikriminalisasi, dengan tujuan citra keduanya terlihat buruk di mata para pemilik suara.

“Lihat, dukungan justru datang dari PPP, Partai Perindo, FKPPI, KAHMI Jaya, Relawan Agus-Sylvi, serta ormas lainnya,” kata Syaiful.

Lantas, Syaiful mencontohkan serangan untuk menjatuhkan Anies. Salah satunya adalah Laporan dari seorang pengacara ke KPK terkait dugaan korupsi penyelenggaraan Frankfurt Book Fair pada 2015 di Kementerian Pendidikan. Padahal, proyek tersebut diketuk sebelum Anies resmi menjabat sebagai Mendikbud pada saat itu.

“Kasus Frankfurt sendiri sudah langsung dibantah Goenawan Mohamad. Anies dianggap tidak terlibat oleh tokoh yang dikenal simpatisan petahana itu,” kata Syaiful.

“Mungkin saja dalam waktu dekat Anies dipolisikan gara-gara dulu pernah lupa pakai helm saat belajar naik motor,” sindir Syaiful sambil tertawa.

Baca Juga : Mendapat Dukungan Relawan Jokowi-JK, Anies Ingin Akhiri Ketimpangan di DKI

Sedangkan upaya kriminalisasi kepada Sandiaga, kata dia, salah satu di antaranya, munculnya seorang perempuan bernama Dini Indrawati Septiani yang tiba-tiba melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah ke Polsek Metro Tanah Abang pada (7/11/2013) silam.

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Raikkonen Tegaskan Sangat Kecewa lantaran Tidak Bisa Ungguli Sebastian Vettel

Raikkonen Tegaskan Sangat Kecewa lantaran Tidak Bisa Ungguli Sebastian Vettel

Monte Carlo – Gelaran seri keenam balapan F1 Grand Prix (GP) di Monaco selesai digelar. ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis