Home > Ragam Berita > Nasional > Fahri Hamzah Geram Menilai Pemerintahan Jokowi Tarik Ulur Terkait Rencana Revisi UU KPK

Fahri Hamzah Geram Menilai Pemerintahan Jokowi Tarik Ulur Terkait Rencana Revisi UU KPK

Jakarta – Fahri Hamzah selaku Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meradang ketika dirinya ditanyai terkait polemik sosialisasi revisi UU Nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilakukan Badan Keahlian DPR (BKD) ke sejumlah kampus. Dengan nada tinggi, Fahri meminta awak media bertanya soal rencana revisi UU KPK itu ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Fahri Hamzah Geram Menilai Pemerintahan Jokowi Tarik Ulur Terkait Rencana Revisi UU KPK

Fahri Hamzah

“Tanya Pak Jokowi ya mau revisi atau enggak?” pungkas Fahri di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/3/2017).

Fahri pun mendesak Pemerintah untuk cepat bersikap terkait wacana revisi UU KPK. Sebab, keputusan revisi UU KPK tidak hanya melibatkan DPR tetapi juga peran pemerintah.

“Tutup buku dong jangan dikembangkan kalau pemerintah enggak mau tutup buku ya sudah,” ujarnya.

Pemerintah dinilai Fahri terus menarik ulur wacana revisi UU KPK dalam rapat konsultasi antara DPR dan pemerintah. Akibatnya, bola panas revisi ini terus mengarah ke lembaga dewan. Oleh karena itu, dia menegaskan, jika pemerintah tidak ingin UU KPK direvisi maka lebih baik wacana tersebut tidak dikembangkan.

Baca juga: 70 Kapal Menunggu Giliran Ditenggelamkan Oleh Menteri Susi Bulan Depan

“Pemerintah mau enggak revisi kalau mau tutup buku sudah enggak usah dikembang-kembangkan. Ini kan pemerintahnya mau atau tidak kan udah 3 kali rapat konsultasi maju, mundur, maju, mundur enggak maunya kan. Pemerintah ya tutup keluarkan dari Prolegnas gitu dong,” tukas Fahri. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Penampakan Bajaj Roda 4 Yang Mulai Beroperasi di DKI

Penampakan Bajaj Roda 4 Yang Mulai Beroperasi di DKI

Jakarta – Ternyata, Pemerintah Ibukota DKI Jakarta telah memberi sinyal yang baik terhadap Bajaj beroda ...