Home > Ragam Berita > Nasional > Sekjen PPP Tolak Hak Angket E-KTP, Apa Alasannya ?

Sekjen PPP Tolak Hak Angket E-KTP, Apa Alasannya ?

Jakarta – Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani tidak sepakat dengan usulan hak angket kasus korupsi e-KTP. Menurut dia, kalaupun ada yang janggal dalam penyelidikan maupun penyidikan, bisa ditanyakan pada saat rapat kerja di komisi III DPR.

Sekjen PPP Tolak Hak Angket E-KTP, Apa Alasannya ?

“Instrumennya untuk mempertanyakan penyelidikan, penyidikan KPK itu bukan dengan hak angket. Paling lazim melalui raker komisi III dengan KPK,” ujar Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/3/2017).

Melalui raker tersebut, para anggota DPR yang membidangi hukum bisa mengkritisi langsung jika ada kejanggalan dari penegakkan hukum yang dilakukan KPK terkait kasus e-KTP ini. “Ya dikritisi habis lah. Harus terbuka, tidak berarti kalau ditanyakan ini intervensi ya,” sambung anggota komisi III DPR itu.

Cara lain untuk mempertanyakan kejanggalan tersebut katanya bisa melalui hak bertanya yang merupakan hak DPR untuk mengajukan pertanyaan kepada pemerintah atau presiden secara tertulis.

Baca juga: Inilah Kekhawatiran Kader Muda Golkar saat Pemilihan Setnov sebagai Ketum

Menurutnya itu diperbolehkan. Lagipula, DPR dalam hal ini tidak meminta KPK untuk menghentikan ataupun menunda proses terhadap kasus korupsi e-KTP.

Dalam hak bertanya itu, DPR ingin mengetahui apakah KPK memiliki dua alat bukti untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka terhadap kasus ini. “Itu akan kita tanyakan. kalau dia mengatakan kami punya dua alat bukti dan pada saatnya akan kami kemukakan, ya sudah kami tunggu,” tutupnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Penampakan Bajaj Roda 4 Yang Mulai Beroperasi di DKI

Penampakan Bajaj Roda 4 Yang Mulai Beroperasi di DKI

Jakarta – Ternyata, Pemerintah Ibukota DKI Jakarta telah memberi sinyal yang baik terhadap Bajaj beroda ...