Home > Ragam Berita > Nasional > Inilah Penilaian Peneliti LIPI Terkait dengan Pilgub DKI

Inilah Penilaian Peneliti LIPI Terkait dengan Pilgub DKI

Jakarta – Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengatakan bahwa Pilkada DKI Jakarta tak beretika. Menurut dia, sebagai ibukota seharusnya Jakarta sudah melek politik, sehingga para politisinya tidak perlu lagi membawa isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) yang sudah terbukti tidak berpengaruh dalam meraup suara.

Inilah Penilaian Peneliti LIPI Terkait dengan Pilgub DKI

Pilgub DKI 2017

Bahkan, Siti menyebut Pilkada DKI adalah suatu bentuk kesuraman yang dilaksanakan warga Jakarta. Isu-isu SARA yang dilemparkan, lanjut dia, sudah merupakan bahaya laten semacam korupsi.

“Kalau pengaruh ya gak pilih, musuh gak pilih Ahok, oleh karena itu ini gak usah digoreng, fokus kita jadi habis di situ. Kalau kita lihat dari politik yang hendak dibangun dari nilai budaya di DKI mustinya gak seperti ini, ini cenderung setback (mundur) bukan maju,” kata Siti di Jakarta Pusat pada Jumat (17/3/2017).

Siti juga mengaku khawatir dengan model demokrasi yang seperti itu. Menurutnya hal itu dapat mengakibatkan situasi menjadi rusuh. “Asumsinya Pilkada sudah 1300 Pilkada sejak dari 2005-2015, asumsinya anggapan saya sudah ada kualitas meningkat,” kata dia menambahkan.

Baca juga: Kinerja Tjahjo Kumolo Terganggun lantaran Kasus E-KTP

Siti menyebutkan jika indeks demokrasi Indonesia tidak lagi di angka 6, namun di bawah 6. Hal tersebut menurut dia terdapat kesalahan dalam berdemokrasi yang mengakibatkan berkurangnya kualitas.

Secara luas, Siti menilai jika politik Indonesia saat ini hanyalah politik asal menang yang membuat orang saling menabrak hukum dan saling mengakali. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Anies Tolak Komentari Pelaporan Dirinya Ke Polda Metro Jaya

Anies Tolak Komentari Pelaporan Dirinya Ke Polda Metro Jaya

Jakarta – Viralnya pelaporan yang dilakukan pada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait penyebutan istilah ...