Home > Hiburan > Gosip > Heboh, Nama Penyanyi Syahrini Muncul Dalam Sidang Kasus Suap Pajak

Heboh, Nama Penyanyi Syahrini Muncul Dalam Sidang Kasus Suap Pajak

Jakarta – Baru-baru ini, nama seorang penyanyi cantik Syahrini ikut terseret dalam sidang kasus suap pajak PT EK Prima Ekspor Indonesia dengan terdakwa Ramapanicker Rajamohanan Nair. Jika dilihat dari nota dinas Kasubdit Bukti Permulaan Ditjen Pajak Kemenkeu Handang Soekarno, Syahrini diduga memiliki permasalahan terkait dengan pajak.

Heboh, Nama Penyanyi Syahrini Muncul Dalam Sidang Kasus Suap Pajak

Syahrini

Asri Irawan selaku Jaksa KPK memperlihatkan nota dinas Nomor ND 136 TA/PJ.051/2016 yang sifatnya sangat segera. Nota tersebut berisi tentang pemberitahuan informasi terkait jumlah pajak yang tidak atau kurang dibayar atau yang tidak seharusnya dibayarkan. Salah satunya tercantum nama Fatimah Syahrini Jaelani. Berkas tersebut ditemukan oleh penyidik KPK ketika menggeledah kediaman Handang Soekarno usai operasi tangkap tangan (OTT) 2016 lalu.

Baca Juga : Ciuman Dengan Cewek, Hesty Klepek Klepek Enggan Disebut Pecinta Sesama Jenis

“Ini di tas saudara. Bisa jelaskan terkait apa? Ada nodis (Nota Dinas). Di sini atas pemeriksaan bukti permulaan Syahrini?,” tanya Jaksa KPK Asri Irawan kepada Handang saat menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/3/2017).

“Ini Syahrini yang artis,” jawab Handang.

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Putus Dari Denada, Ihsan Tarore Bakal Kembali Jalin Hubungan Dengan Andini

Putus Dari Denada, Ihsan Tarore Bakal Kembali Jalin Hubungan Dengan Andini

Jakarta – Hubungan asmara antara Denada dan Ihsan Tarore dikabarkan telah putus. Akan tetapi, kabar ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis