Jakarta – Pemasangan alat peraga kampanye (APK) di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017 bakal dilarang. Pernyataan tersebut ditegaskan Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti. Pihaknya pun meminta KPU DKI Jakarta lebih tegas menyosialisasikan larangan tersebut.

Ketua Bawaslu Jakarta Tegaskan Larangan Alat Peraga Kampanye di Putaran Kedua Pilgub DKI

Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti

“Kami minta KPU tegas jugalah dan maksimalkanlah sosialisasi mereka. Kalau kami kan berpedoman pada aturan main yang mereka buat,” ujar Mimah pada Senin (27/3/2017).

Mimah menuturkan, pengawas pemilu seringkali beradu argumen dengan tim kampanye di lapangan saat akan mencopot alat peraga kampanye. Menurut Mimah, tim kampanye mempertanyakan dasar hukum pengawas pemilu menurunkan alat peraga kampanye tersebut.

“Jangan sampai gara-gara alat peraga kampanye ini akhirnya bentroklah lagi tim kampanye dengan panwas. Padahal kan kami cuma menegakkan aturan,” kata Mimah.

Baca juga: Ditetapkan sebagai Saksi Kasus E-KTP, Politikus Hanura Ini Merasa Diintimidasi

Selain itu, Mimah juga meminta tim kampanye masing-masing pasangan calon gubernur-wakil gubernur di tingkat provinsi aktif menyosialisasikan larangan pemasangan alat peraga kampanye tersebut kepada tim kampanye di bawahnya.

“Tim kampanye tingkat provinsi juga sampaikan itu kepada jajarannya di bawah bahwa tidak boleh ada pemasangan alat peraga kampanye satu pun,” ucap Mimah. (Tita Yanuantari – harianindo.com)