Home > Ragam Berita > Nasional > Ahok Hanya Dijerat Pasal 156 KUHP, Apa Alasannya?

Ahok Hanya Dijerat Pasal 156 KUHP, Apa Alasannya?

Jakarta – Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah menyatakan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bersalah. Sikap Ahok dinilai termasuk dalam pasal 156 KUHP. Jaksa pun memberikan dakwaan alternatif dengan pasal 156 huruf a KUHP atau pasal 156 KUHP.

Ahok Hanya Dijerat Pasal 156 KUHP, Apa Alasannya?

Suasana Sidang Ahok

“Itu adalah Alternatif. Artinya, jaksa memilih yang dipandang lebih terbukti. Jadi, bukannya tidak mencantumkan masukan. Di antara dua dakwaan, jaksa akhirnya memilih pasal 156 KUHP,” ujar Ketua JPU sidang Ahok, Ali Mukartono, Kamis (20/4/2017).

Pasal 156 KUHP berbunyi: “Barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian, atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak Rp 4.500”.

Sedangkan isi Pasal 156a KUHP: “Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang bersifat permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia”.

Ali menjelaskan, JPU memiliki alasan memakai pasal 156 KUHP. Sebab, Ahok pernah merilis buku berjudul Merubah Indonesia.

Di dalam buku tersebut, Ahok menjelakan maksud membohongi pakai Al Maidah ayat 51 itu. Hal tersebut ditujukan kepada para oknum elite politik. Karena itu, pasal 156 dinilai sangat tepat dikenakan kepada Ahok. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Menghindari Kemacetan Arus Balik, Menhub Minta Operasional Truk Ditunda

Menghindari Kemacetan Arus Balik, Menhub Minta Operasional Truk Ditunda

Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau agar operasional truk yang seharusnya mulai beroperasi ...