Home > Hiburan > Gosip > Tsania Marwa Sedih Lantaran Tak Diizinkan Rayakan Ulang Tahun Bersama Buah Hatinya

Tsania Marwa Sedih Lantaran Tak Diizinkan Rayakan Ulang Tahun Bersama Buah Hatinya

Jakarta – Hingga kini, Tsania Marwa masih dipersulit untuk bertemu dengan buah hatinya. Ia pun merasa geram dengan ulah dari suaminya Atalarik Syah. Yang membuat Tsania semakin miris adalah ketika ultahnya kemarin, dirinya tidak diizinkan merayakan dengan kedua anaknya.

Tsania Marwa Sedih Lantaran Tak Diizinkan Rayakan Ulang Tahun Bersama Buah Hatinya

Tsania Marwa

Melalui kuasa hukum Atalarik, Junaedi, wanita berambut panjang tersebut mendapat kiriman video ucapan selamat ultah dari sang anak. Melihat video tersebut Tsania justru bertanbah sedih. Pasalnya, dalam video itu sang anak mengucapkan selamat ulang tahun namun dirinya tidak hadir di sana. Tsania pun membantah jika saat itu dirinya disuruh datang ke rumah.

“Saya hanya dikirimin video anak saya yang lagi nyanyi di depan kue ngucapin selamat ulang tahun ke saya, tapi saya nya nggak ada, coba bayangkan gimana perasaan saya saat itu. Kok tega membiarkan anak saya seperti itu,” keluhnya.

Baca Juga : Akhirnya Dian Sastrowardoyo Angkat Bicara Terkait Insiden Penolakan Foto Dengan Penggemar

“Gimana saya mau datang, dikasih tahu aja nggak, tapi tiba-tiba saya dikirimin video anak saya itu,” tutur Tsania tak kuasa menahan tangisnya.

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Salah Satu Fans Ayu Ting Ting Menantang Deddy Corbuzier Gara-Gara Ini

Salah Satu Fans Ayu Ting Ting Ingin Menantang Deddy Corbuzier Gara-Gara Hal Ini

Jakarta – Baru-baru ini, Deddy Corbuzier telah mengunggah sebuah postingan terkait dengan pernyataan maaf akun ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis