Home > Ragam Berita > Nasional > Pledoi Ahok : ‘Saya Tegaskan, Saya Bukan Penoda Agama”

Pledoi Ahok : ‘Saya Tegaskan, Saya Bukan Penoda Agama”

Jakarta – Dalam lanjutan sidang kasus dugaan penistaan agama, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjelaskan bahwa dirinya bukanlah seorang penoda agama sebagaimana yang telah didakwakan oleh Jaksa penuntut Umum kepadanya.

Pledoi Ahok : 'Saya Tegaskan, Saya Bukan Penoda Agama"

Sidang Ahok

Ketika membacakan nota pembeaan atau pleidoi, Basuki mengatakan bahwa dirinya adalah korban sehingga menjadi pesakitan di persidangan. Basuki mengaku menjadi korban fitnah yang juga diakui Jaksa Penuntut Umum yang mengtakan ada peran Buni Yani dalam kasus tersebut yang mengunggah potongan video pidato Ahok di Kepulauan Seribu dengan menambahkan kalimat yang dinilai provokatif.

‘Saya mau tegaskan, saya bukan penista atau penoda agama. Saya juga tidak menghina suatu golongan apapun. Majelis hakim yang saya muliakan, banyak tulisan yang menyatakan saya ini korban fitnah bahkan penuntut umum mengakui adanya peranan Buni Yani dalam perkara ini,” kata Basuki saat membacakan pleidoi di Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (25/42017).

Menurut Ahok, pidato dia sampaikan baru dipermasalahkan setelah sembilan hari lantaran diunggah oleh Buni Yani. Setelah diunggah dan tersebar di dunia maya, lantas Ahok dilaporkan berbagai pihak ke Polisi lantaran diduga menghina agama Islam.

Padahal, dia menegaskan bahwa ketika berpidato di depan masyarakat Kepulauan Seribu, tidak seorang pun dari mereka yang menganggap pidato yang menyinggung Surat Almaidah 51 tersebut sebagai penistaan agama.

Baca Juga : Golkar Dukung Jokowi Lakukan Reshuffle Kabinet

“Banyak media massa yang meliput sejak awal hingga akhir kunjungan saya. Bahkan disiarkan scara langsung yang menjadi materi pembicaraan di Kepuluan Seribu, tidak ada satu pun mempersoalkan, keberatan atau merasa terhina atas perkataan saya tersebut,” kata bekas Bupati Belitung Timur itu.

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Gerindra Tuding PDIP Yang Usulkan Renovasi Kolam Rp 620 Juta

Gerindra Tuding PDIP Yang Usulkan Renovasi Kolam Rp 620 Juta

Jakarta – Pengajuan anggaran sejumlah Rp 620 juta dalam RAPBD 2018 hanya untuk merehabilitasi kolam ...