Home > Ragam Berita > Nasional > Sekjen Fitra Usulkan Perlindungan Terhadap KPK Dalam Penyelidikan Kasus BLBI

Sekjen Fitra Usulkan Perlindungan Terhadap KPK Dalam Penyelidikan Kasus BLBI

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini sedang menangani kasus dugaan korupsi terkait dengan penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) dalam Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Karena itu, lembaga antirasuah tersebut harus diberikan jaminan perlindungan. Hal itu diungkapkan Deputi Sekretaris Jenderal Fitra, Apung Widadi.

Sekjen Fitra Usulkan Perlindungan Terhadap KPK Dalam Penyelidikan Kasus BLBI

KPK

Menurut dia, kasus tersebut diduga menyeret banyak pihak. Baik eksekutif maupun korporasi. Hal tersebut harus dilakukan. Sebab, pihaknya tidak ingin KPK diintervensi seperti pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP.

“Efek pengusutan kasus e-KTP saja luar biasa. Kami pun khawatir nasib KPK saat mengusut kasus itu,” ujar Apung di Seknas Fitra, Jakarta, Rabu (26/4/2017).

Sebagaimana diketahui, jika dibandingkan dengan e-KTP, jumlah kerugian negara dalam kasus BLBI lebih besar. Jumlahnya mencapai Rp 138,442 triliun. Karena itu, Fitra bakal memberikan dukungan kepada KPK bila dampak tersebut terjadi.

Baca juga: KPK Periksa Farhat Abbas sebagai Saksi Dalam Kasus Miryam

Apung berharap, Presiden Joko Widodod menaruh perhatian penuh pada pengusutan kasus tersebut. “Presiden harus memberikan iklim sejuk, dukungan penuhh kepada KPK agar kasus ini tidak diintervensi politik maupun konglomerat,” kata Apung.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Fitra, Yenny Sucipto, menjelaskan bahwa KPK bakal berhadapan dengan elite politik dalam pengusutan kasus BLBI. Sebab, kasus tersebut sempat terhenti saat era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

KPK Bakal Beberkan OTT di PN Jaksel

KPK Bakal Beberkan OTT di PN Jaksel

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengumumkan hasil operasi tangkap tangan di Pengadilan Negeri ...