Home > Ragam Berita > Nasional > Sandiaga Tidak Berikan Banyak Komentar Terkait Kelanjutan Pembangunan di Pasar Ikan

Sandiaga Tidak Berikan Banyak Komentar Terkait Kelanjutan Pembangunan di Pasar Ikan

Jakarta – Beberapa hunian di kawasan pasar ikan memang telah ditertibkan pada tahun lalu. Pemprov pun berjanji bakal merevitalisasi kawasan tersebut. Namun, hingga kini, pengerjaannya masih belum tampak.

Sandiaga Tidak Berikan Banyak Komentar Terkait Kelanjutan Pembangunan di Pasar Ikan

Sandiaga Uno

Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pun tidak memberikan banyak komentar. Hal tersebut terkait dengan kelanjutan pembangunan di kawasan Kampung Akuarium, Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Sandiaga juga belum mengonfirmasi rencana pembangunan hunian di kawasan eks penertiban bulan Maret 2016. “Belum (rencana hunian). Nanti akan dikaji oleh tim, tapi pasti harus sebuah karya, sebuah program yang berpihak pada pesisir dan nelayan,” kata Sandiaga di Jakarta Pusat pada Kamis (27/4/2017).

Sandiaga mengatakan, kawasan Pasar Ikan ini merupakan pekerjaan rumah (PR) besar bagi dia dan pasangannya, Anies Baswedan. Sebab, kawasan itu dibiarkan terbengkalai setelah penertiban.

“Saya berpikir akan langsung dibangun sebuah kegiatan, ternyata setahun lebih belum ada kegiatan,” kata Sandiaga.

Baca juga: Rizieq Shihab Tegaskan Bakal Penuhi Panggilan Polisi Sesuai Jadwal

Seblumnya, sejak bangunan di kawasan Pasar Ikan ditertibkan pada April 2016, belum tampak pengerjaan proyek revitalisasi yang sebelumnya direncanakan Pemprov DKI Jakarta di kawasan tersebut.

Pemprov DKI menertibkan Pasar Ikan dengan dalih untuk revitalisasi kawasan Sunda Kelapa di Jakarta Utara. Berdasar pantauan, Kamis (27/4/2017), bedeng milik warga yang masih bertahan di lokasi tersebut semakin banyak. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Ridwan Kamil Tegaskan Terus Menyanmakan Presepsi dengan Partai

Ridwan Kamil Tegaskan Terus Menyanmakan Presepsi dengan Partai

Bandung – Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil membantah anggapan yang menyebutkan komunikasi politiknya yang buruk ...