Home > Ragam Berita > Nasional > PKS Nilai Usulan Angket E-KTP Cukup Diselesaikan Rapat Kerja Komisi III dan KPK

PKS Nilai Usulan Angket E-KTP Cukup Diselesaikan Rapat Kerja Komisi III dan KPK

Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera dengan tegas menolak usulan hak angket e-KTP di DPR. Hal tesebut ditegaskan Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini.

PKS Nilai Usulan Angket E-KTP Cukup Diselesaikan Rapat Kerja Komisi III dan KPK

Partai Keadilan Sejahtera

Menurut dia, penolakan tersebut diungkapkan agar angket e-KTP terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali dikaji. “Fraksi PKS memutuskan tidak ikut menandatangani hak angket agar tidak terkesan mengganggu KPK dalam menegakkan hukum,” katanya di Senayan, Jakarta, Jumat (28/4/2017).

Jazuli menjelaskan, hak angket tersebut merupakan wewenang anggota DPR. Tujuannya, mendalami dan mengoreksi bila ada kejanggalan dalam proses penyidikan di internal KPK. Namun, dia menilai masalah tersebut hanya cukup dibahas di komisi iii bidang hukum.

“Fraksi PKS menilai hal tersebut cukup diselesaikan melalui mekanisme Rapat Kerja antara mitra DPR (Komisi III) dengan KPK,” ujar Jazuli.

Namun, Jazuli berharap KPK harus segera berbenah dan terbuka. Hal itu demi menjaga marwah KPK dalam pemberantasan korupsi ke depannya.

Baca juga: KPK Bakal Periksa Sopir Miryam sebagai Saksi Pemberian Keterangan Palsu di Sidang E-KTP

Selain itu, pihaknya pun paham dengan usulan angket e-KTP sebagai bentuk untuk mengoreksi KPK. Misalnya, terkait dengan bocornya surat perintah penyidikan (sprindik), berkas acara pemeriksaan (BAP), dan surat pencegahan sejumlah pihak ke luar negeri.

“Tentu KPK juga harus terbuka dan memperbaiki diri jika masukan dan koreksi. Agar pemberantasan korupsi semakin efektif, menutup celah kelemahan, dan abuse of power,” kata Jazuli. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Politisi Gerindra Sarankan Setya Novanto Dirawat di Singapura

Politisi Gerindra Sarankan Setya Novanto Dirawat di Singapura

Jakarta – Keterangan terbaru dari frederich Yunadi selaku kuasa hukum Setya Novanto, mengatakan jika kliennya ...