Home > Ragam Berita > Nasional > Permadi Minta Majelis Hakim Putuskan Hukuman Maksimal kepada Ahok

Permadi Minta Majelis Hakim Putuskan Hukuman Maksimal kepada Ahok

Jakarta – Permadi adalah mantan narapidana (napi) kasus penistaan agama. Belum lama ini, dia angkat bicara terkait tuntutan yang diterima gubernur DKI Jakarta. Dia pun berharap majelis hakim memberikan hukuman maksimal.

Permadi Minta Majelis Hakim Putuskan Hukuman Maksimal kepada Ahok

Menurut politisi Gerindra tersebut, seharusnya jaksa penuntut umum (JPU) tidak memberikan tuntutan percobaan kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). “Siapa pun termasuk diri saya, itu (menistakan agama) tidak ada tuntutan percobaan, tapi hukumannya harus maksimal,” tegasnya pada Minggu (30/4/2017).

Permadi menuturkan, antara Pasal 156 KUHP dengan 156 A KUHP saling berhubungan sehingga Ahok pantas mendapatkan ganjaran lebih berat dari tuntutan JPU.

Baca juga: Pengamat Hukum Pidana : Tuntutan JPU Terhadap Ahok Mengarah pada Praktik Politik Transaksional

“Dan jaksa kok tidak 156 A KUHP, enggak bisa itu orang tersinggung awalnya dihina. (Pasal) 156 dan 156 A itu berhubungan tidak bisa dipisahkan (jadi Ahok) harus maksimal,” katanya.

Sebagaimana diketahui, JPU menjerat Ahok dengan Pasal 156 KUHP tentang Penghinaan terhadap Golongan Tertentu. JPU pun menuntut Ahok hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Kalah di Pengadilan Tinggi Melawan Fahri Hamzah, PKS Harus Bayar Rp 30 Miliar

Kalah di Pengadilan Tinggi Melawan Fahri Hamzah, PKS Harus Bayar Rp 30 Miliar

Jakarta – Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta memenangkan pihak Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang ...