Home > Travel & Kuliner > Kuliner > Resep Topokki, Hidangan Khas Korea yang Sangat Lezat

Resep Topokki, Hidangan Khas Korea yang Sangat Lezat

Jakarta – Pernah melihat seri drama Korea Atau suka menyaksikan acara TV Korea? Jika iya, maka Anda pasti pernah melihat jajanan pinggir jalan khas Korea yang namanya Topokki atau spicy rice cake. Biasanya, jajanan ini disajikan panas atau hangat dan rasanya kenyal serta berbumbu.

Resep Topokki, Hidangan Khas Korea yang Sangat Lezat

Ada banyak versi resep topokki yang bisa divariasi atau ditambahkan bahan seperti sayur atau sosis. Nah, jika penasaran seperti apa sih rasanya, resep dari Maangchi satu ini bisa dicoba sendiri di rumah dan dijamin bisa memuaskan rasa penasaran Anda.

Berikut ini resep dan cara membuatnya. Selamat mencoba.

Bahan:
• 1 bungkus rice cake
• 4 gelas air
• 7 buah teri besar, buang kepala dan isi perutnya
• 2 lembar rumput laut kering (optional)
• 3 sdm saus cabai/ gochucang/ hot pepper paste Korea
• 1 sdt gula
• 3 batang daun bawang besar, potong-potong
• 5 buah sosis ikan (optional)

Cara membuat:
1. Rebus air di dalam panci, masukkan teri dan rumput laut kurang lebih 15 menit. Angkat teri dan rumput laut dari air, sisihkan.
2. Masukkan rice cake, tambahkan gochucang/ hot pepper paste Korea, sedikit gula, daun bawang dan sosis ikan. Aduk rata.
3. Masak hingga saus/kuah menjadi kental dan susut, dan rice cake menjadi kenyal. Siap sajikan hangat.
(Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Resep Sahur : Tumis Buncis Udang Saus Tiram

Resep Sahur : Tumis Buncis Udang Saus Tiram

Jakarta – Marhaban ya Ramadhan. Sederhana tapi lezat dan mengenyangkan? Pilihlah tumis buncis untuk santap ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis