Home > Ragam Berita > Nasional > Ruko Tempat Pesta Kaum Gay Sebelumnya Pernah Digerebek FPI

Ruko Tempat Pesta Kaum Gay Sebelumnya Pernah Digerebek FPI

Jakarta – Ruko tiga lantai dengan warna cokelat dengan nomor 15-16 beralamat di Ruko Kokan Permata, Kelapa Gading, Jakarta rupanya dijadikan tempat seks para kaum gay. Padahal tempat itu izinnya untuk fitnes dan spa.

Ruko Tempat Pesta Kaum Gay Sebelumnya Pernah Digerebek FPI

Salah satu karyawan yang bekerja tidak jauh dari ruko tersebut, Robi mengatakan, dirinya sudah mengetahui lama jika Ruko tersebut sering dijadikan pesta seks sesama jenis. Bahkan tempat tersebut juga pernah digeruduk oleh Front Pembela Islam (FPI).

“Januari lalu pernah didatangi FPI, mereka datang ramai-ramai,” ujar Robi pada Senin (22/5/2017).

Setelah digeruduk, Ruko tersebut sempat tutup.Namun tak lama berselang,sepuluh hari kemudian, Ruko dengan tiga lantai itu kembali membuka praktiknya.

“Makanya saya bingung tidak kapok-kapok itu,” cetusnya.

Atas kejadian yang terulang, menurutnya, masyarakat juga tidak kaget jika akhirnya tempat ini digerebek pihak kepolisian. Pasalnya banyak yang dirugikan akibat adanya tempat tersebut.

Baca juga: Moammer Emka : Pasangan LGBT Kini Sudah Berani Terbuka di Masyarakat

“Kalau saya sih cuma selalu berfikir, paling tidak lama lagi itu ( Ruko Kokan Permata) digrebek polisi,” urainya.

Sebagaimana diketahui, Resmob Polres Jakarta Utara menangkap 141 pria yang sedang melakukan pesta gay. Dari penangkapan itu pihak kepolisian berhasil menangkap 141 pria yang pada saat itu sedang melakukan pesta sesama jenis ini.

Pesta sesama jenis ini diketahui bernama The Wild One. Untuk bisa ikut pesta sesama jenis ini pihak penyelenggara hanya memberi tarif Rp 185 bagi setiap kaum homo. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Pedagang Ini Mengadu Ke Anies Karena Tak Diizinkan Jualan di Trotoar

Pedagang Ini Mengadu Ke Anies Karena Tak Diizinkan Jualan di Trotoar

Jakarta – Mengaku bernama Ridwan, seorang yang berprofesi sebagai pedagang ini mengadu kepada Anies Baswedan ...