Home > Ragam Berita > Nasional > Anggota Kopassus Ini Hadapi 8 Preman Perusuh Seorang Diri

Anggota Kopassus Ini Hadapi 8 Preman Perusuh Seorang Diri

Jakarta – Baru-baru ini, Kepala Penerangan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat Letkol Inf Joko Tri Hadimantoyo menjelaskan bahwa ada seorang anggotanya yang telah melumpuhkan delapan pemuda mabuk di Sumedang untuk membela warga yang dihadang oleh kelompok pemabuk tersebut.

Anggota Kopassus Ini Hadapi 8 Preman Perusuh Seorang Diri

Sertu Wahyu Fajar Dwiyana

“Sertu Wahyu Fajar Dwiyana bertugas di Makopassus Cijantung, saat itu sedang izin cuti menikah. Yang bersangkutan sedang berkendara dan melihat pengendara sepeda motor di depannya dihadang sekelompok pemuda mabuk,” kata Joko seperti dikutip Antara.

Joko mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Jalan Tanjung Sari, Sumedang pada Kamis (25/5/2017) pukul 20.30 WIB. Sebelumnya, Wahyu baru saja membeli lampu dan hendak pulang menuju rumahnya melalui Jalan Tanjung Sari.

Ketika itu, Wahyu melihat seorang warga pengendara sepeda motor tengah dihadang dan dikeroyok secara brutal oleh sekelompok pemuda yang sedang mabuk.  Spontan saja, Wahyu turun dari sepeda motor dan mengajak sekelompok pemuda itu untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik.

“Namun, delapan pemuda itu tidak menerima. Meskipun Sertu Wahyu sudah mengaku anggota TNI, mereka tidak menghiraukan dan berusaha mengeroyok,” katanya.

Akhirnya terjadi cekcok yang berujung pada perkelahian antara Wahyu dengan delapan pemuda mabuk tersebut. Joko mengatakan Wahyu hanya membela diri sehingga akhirnya berhasil memukul roboh dan melumpuhkan salah satu pengeroyoknya. Melihat salah satu rekannya roboh, pemuda-pemuda mabuk lainnya akhirnya melarikan diri ke berbagai arah.

Baca Juga : Video, Truk Brutal di Medan Lindas Deretan Motor Didepannya

“Pengeroyok yang berhasil dilumpuhkan kemudian dibawa ke Koramil Tanjung Sari bersama korban warga yang dikeroyok sebagai saksi. Pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Tanjung Sari untuk penuntasan hukum lebih lanjut,” katanya.

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Terkait Pungutan RT/RW Ke Warga, Sandiaga : "Itu Tidak Dilarang"

Terkait Pungutan RT/RW Ke Warga, Sandiaga : “Itu Tidak Dilarang”

Jakarta – Beberapa waktu belakangan ini media sosial dihebohkan dengan beredarnya surat edaran terkait pungutan ...