Home > Ragam Berita > Nasional > Ustad Alfian Tanjung Ditetapkan Sebagai Tersangka Terkait Tudingan PKI

Ustad Alfian Tanjung Ditetapkan Sebagai Tersangka Terkait Tudingan PKI

Jakarta – Ustad Alfian Tanjung akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Metro Jaya dan akan diperiksa pada Rabu (31/5/2017) besok.

Ustad Alfian Tanjung Ditetapkan Sebagai Tersangka Terkait Tudingan PKI

“Besok Rabu dipanggil sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Selasa (30/5/2017).

Namun demikian, Argo tidak menjelaskan secara detail pelanggaran apa yang disangkakan kepada Alfian Tanjung.

Sebelumnya, pada Kamis (18/5/2017), penyidik dari Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah memanggil Alfian Tanjung untuk diperiksa terkait cuitannya yang menyebutkan bahwa kader PDIP sebagai anggota PKI. Dalam pemanggilan tersebut Alfian tidak bisa hadir dan minta agar dijadwalkan kembali.

Menurut keterangan Kanit III Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polsa Metro Jaya Kompol James Hutajulu, pemanggilan terhadap Alfian berkaitan dengan laporn dari pihak PDIP.

“Terkait laporan PDIP (yang) disebut oleh beliau dalam akun Twitternya bahwa PDIP 85% isinya kader PKI,” terang James.

Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul, menjelaskan bahwa Alfian telah ditetapkan sebagai tersangka, namun tidak menjelaskan terkait kasus apa.

“(Kasusnya) yang di Surabaya,” kata Martinus ketika dihubungi terpisah.

Seperti diketahui, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki telah melakukan somasi terhadap Alfian Tanjung terkait ceramahnya yang menyinggung Partai Komunis Indonesia (PKI). Teten meminta agar Alfian menarik ucapannya dan meminta maaf, namun tidak mendapatkan respon, sehingga Teten melaporkan hal ini ke Bareskrim Polri pada Jumat (16/5/2017) lalu.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Ratusan Rumah Vertikal DP 0 Mulai Dibangun Awal Tahun Depan

Ratusan Rumah Vertikal DP 0 Mulai Dibangun Awal Tahun Depan

Jakarta – Yoory C Pinontoan selaku Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya sudah menyatakan bahwa ...