Home > Ragam Berita > Nasional > TNI AU Kirimkan Pesawat Intai ISIS di Perbatasan Sulut

TNI AU Kirimkan Pesawat Intai ISIS di Perbatasan Sulut

Manado – TNI beserta Polri akan memperketat perbatasan Sulawewsi Utara demi menghadang kemungkinan serangan Islamic State in Iraq and Syria (ISIS) dari Marawi, Filipina Selatan. Bukan cuma wilayah darat dan perairan Sulut diperkuat Polda, TNI AD hingga Angkatan Laut.

TNI AU Kirimkan Pesawat Intai ISIS di Perbatasan Sulut

Camar Emas, Pesawat Pengintai TNI

Tidak ketinggalan TNI Angkatan Udara (AU). Hari ini, Rabu (31/5/2017), pesawat milik TNI AU tipe Boeing 737 Surveillance, dijadwalkan untuk menggelar operasi di perbatasan udara Sulut-Filipina.

Kolonel Pnb Arifaini Dwiyanto selaku Danlanudsri Manado mengatakan, kedatangan pesawat dari Skadron Udara Hassanudin Makassar ini, adalah perintah langsung dari Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Republik Indonesia. Guna mendeteksi aksi terorisme (ISIS, red) yang mengancam dari konflik Marawi, pulau selatan Filipina.

“Besok (hari ini, red) ada satu pesawat jenis Boeing 737 Sureillance yang mempunyai tugas pokok sebagai pengintaian udara strategis, akan datang di pangkalan udara Manado,” beber Kolonel Arifaini, kepada awak media, Selasa (30/5/2017).

Arifaini melanjutkan, demi mengamankan wilayah perbatasan Indonesia-Filipina, dari situasi yang berkembang di daerah yang terletak di Pulau Mindanao Selatan tersebut.

“Akan melaksanakan operasi selama tiga hari. Tapi bisa ditambah waktu operasinya, tergantung perintah,” sambungnya lagi.

Rencananya, lanjut Arifaini, operasi akan digelar mulai pukul 10.00 Wita.

“Akan operasi pengintaian. Jam tiga sore kembali lagi ke Lanudsri. Semua kru dan peralatan lengkap bakal dikerahkan,” tambahnya,

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo kembali menekankan, operasi ‘Nusa Aman III’ Polda Sulut, jelas terkait dengan kerawanan situasi dan isu tentang gerakan radikalisme, baik dalam negeri maupun luar negri.

“Di mana kerawanan yang mungkin timbul karena dampak insiden Marawi,” ujar Tompo, kemarin.

Sementara dari pola yang akan dilaksanakan, urainya, berupa peningkatan pengamanan markas komando, patroli oleh fungsi sabhara, termasuk patroli wilayah perairan dan laut oleh personel gabungan polair, brimob, hingga personel polres.

Baca juga: Rizieq Ingin Disambut Seperti Ayatollah Khomeini Saat Kembali dari Pengasingan

“Ada juga sambang desa berupa pembinaan masyarakat dan nelayan oleh fungsi binmas,” tambah juru bicara Polda Sulut tersebut. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Pedagang Ini Mengadu Ke Anies Karena Tak Diizinkan Jualan di Trotoar

Pedagang Ini Mengadu Ke Anies Karena Tak Diizinkan Jualan di Trotoar

Jakarta – Mengaku bernama Ridwan, seorang yang berprofesi sebagai pedagang ini mengadu kepada Anies Baswedan ...