Home > Ragam Berita > Nasional > Pihak Istana Negara Tampik Isu Telah Lakukan Kriminalisasi Ulama

Pihak Istana Negara Tampik Isu Telah Lakukan Kriminalisasi Ulama

Jakarta – Pihak Istana Negara menegaskan bahwa penetapan tersangka oleh kepolisian terhadap pimpinan Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab, bukanlah bentuk upaya kriminalisasi terhadap ulama. Menurut Sekretaris Kabinet Pramono Anung, siapa pun yang bersalah dan apa pun jabatannya, harus mengikuti proses hukum.

Pihak Istana Negara Tampik Isu Telah Lakukan Kriminalisasi Ulama

“Kalau seseorang yang bersalah secara hukum, baik itu umat atau pun siapa pun, menteri, termasuk para pejabat ya dia bertanggung jawab terhadap hal itu,” ujar Pramono di Jakarta pada Rabu (31/5/2017).

Menurut Pramono, Indonesia sebagai negara hukum sudah terbuka. Negara hukum mengharuskan sistem hukum itu juga terbuka. “Jadi tidak ada sama sekali kriminalisasi terhadap ulama,” katanya.

Karena itu, dia meminta agar persoalan Habib Rizieq tidak dibawa ke masalah kriminalisasi ulama. “Kalau memang seseorang yang bersalah, ya bersalah saja. Kalau enggak bersalah, ya enggak bermasalah,” katanya.

Baca juga: Habib Rizieq Siap Dijemput Ratusan Alumni 212

Sebelumnya, Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya telah menetapkan Rizieq Shihab sebagai tersangka dalam kasus dugaan percakapan (chat) mesum dengan wanita bernama Firza Husein pada Senin (29/5/2017).

Polisi menerapkan Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 35 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Firza Husein juga sudah ditetapkan sebagai tersangka pornografi dalam kasus itu pada Selasa (16/5/2017).

x

Check Also

Putra SBY Mengaku Punya Cara Mengatasi Kemiskinan

Putra SBY Mengaku Punya Cara Mengatasi Kemiskinan

Jakarta – Edhie Baskoro Yudhoyono selaku Ketua Fraksi Partai Demokrat kali ini mengklaim bahwa dirinya ...