Jakarta – Beberapa waktu yang lalu, Ustadz Solmed sempat mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan ketika berada di bandara Singapura. Setelah mengalami hal tersebut, benarkah jika ia kini mulai merasa trauma dan enggan bepergian ke luar negeri lagi?

Benarkah Ustadz Solmed Merasa Trauma Ke Luar Negeri Lantaran Pernah Ditahan Di Singapura ?

Ustadz Solmed

“Trauma enggak, karena berpikir saya bukan orang yang punya niat jahat atau ingin berbuat jahat. Jadi kenapa saya takut?” ujar Ustadz Solmed saat ditemui WowKeren di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, pada Jumat, (9/6/2017).

“Pertanyaan saya justru jadi pertanyaan diri, ada apa dengan saya. Kenapa saya diperlakuan seperti ini. Kemudian saya share ke Twitter. Saya tanya ke teman kok saya diperlakukan seperti ini.”

Demi menenangkan Ustadz Solmed, sang rekan pun menjawab jika “penahanan” tersebut akan berlangsung selama dua jam saja. Akan tetapi, dirinya justru ditahan selama kurang lebih 8 jam. Sementara itu, hingga saat ini diakui Ustadz Solmed masih belum ada permintaan maaf dari pihak yang terkait.

“Dia bilang tenang saja paling cuma dua jam. Tapi ini sampai 8 jam. Ini sih luar biasa. Mulai saya nge-tweet, tujuannya supaya orang tahu ada yang punya akses, biar cepat,” lanjut Ustadz Solmed. “Yang kedua, saya ingin meninggalkan jejak supaya orang tahu jejak saya lagi di sana.”

Baca Juga : Sedang Promosikan Kue Lebaran, Via Vallen Jutsru Dituding Sindir Ayu Ting Ting

“Permintaan maaf belum, kejelasan juga belum. Tapi atase Polri sudah telpon saya setelah kembali ke Indonesia beliau tanya soal kronologis,” tambah Ustadz Solmed. “Saya ceritakan. Tapi saat ini belum ada penjelasan berikutnya.”

(bimbim – harianindo.com)