Home > Ragam Berita > Nasional > Terkait Kasus Suap, KPK Tangkap Ketua DPRD Mojokerto

Terkait Kasus Suap, KPK Tangkap Ketua DPRD Mojokerto

Jakarta – Purnomo, ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mojokerto, segera dipecat sebagai kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Terkait Kasus Suap, KPK Tangkap Ketua DPRD Mojokerto

Purnomo akan diberhentikan setelah ditangkap dalam operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan telah berstatus tersangka. Posisinya yang lowong sebagai ketua DPRD dikhawatirkan memengaruhi kinerja Dewan.

Satu dari empat pejabat yang terjaring operasi tangkap tangan KPK di Mojokerto adalah Purnomo. Dia tertangkap tangan diduga sedang menerima suap sebagai komitmen pengalihan anggaran program pembangunan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.

Tiga pejabat lain yang ditangkap, antara lain, Abdullah Fanani dan Umar Faruk, masing-masing wakil ketua DPRD, dan Wiwiet Febryanto, kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kota Mojokerto mengaku telah berkonsultasi dengan pimpinan pusat di Jakarta, yang memutuskan segera memproses pemecatan Purnomo.

Baca juga: Menhub Tegaskan Penambahan Waktu Libur Bersama Berimbas Terhaddap Arus Mudik

“PDI Perjuangan segera memproses surat pemecatan tersebut, karena posisi Purnomo sebagai ketua DPRD yang lowong, harus segera diisi agar tidak mengganggu kinerja DPRD Kota Mojokerto, sebagai mitra dan kontrol terhadap jalannya pemerintahan,” kata Ketua PDIP Kota Mojokerto Febriana Meldyawati pada Minggu (18/6/2017).

Tim KPK sebelumnya menggeledah kantor DPRD Mojokerto pada Minggu siang. Tim penyidik menggeledah hampir seluruh ruangan Dewan, di antaranya, ruang Komisi III, ruang Sekretaris DPRD, dua ruang wakil ketua DPRD, dan ruang ketua DPRD. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Program OK Otrip Hanya Bisa Menggunakan Kartu Khusus

Program OK Otrip Hanya Bisa Menggunakan Kartu Khusus

Jakarta – Budi Kaliwono selaku Direktur Utama PT Transjakarta kali ini sudah memberikan pernyataan terkait ...