Home > Ragam Berita > Nasional > Fahri Hamzah Curiga Ada Skandal di KPK

Fahri Hamzah Curiga Ada Skandal di KPK

Jakarta – Pansus Angket Komisi Pemberantasn Korupsi (KPK) yang dibentuk oleh DPR RI diyakini bisa mengungkap skandal-skandal korupsi besar yang tidak ditangani serius oleh KPK.

Fahri Hamzah Curiga Ada Skandal di KPK

Fahri Hamzah

Salah satu contohnya adalah kasus skandal Bank Century yang merupakan salah satu skandal perbankan terbesar yang bisa terungkap setelah pembentukan Pansus oleh DPR.

“Awalnya pembentukan Pansus untuk skandal Bank Century itu dianggap tidak perlu atau tidak penting, ditentang oleh banyak pihak termasuk partai penguasa pada waktu itu. Tapi alhamdulillah, DPR pada saat itu menyepakati pembentukannya setelah melalui voting,” ungkap Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, Senin (19/6/2017).

Fahri mengatakan, Pansus Angket Century bisa membuka kasus besar, bukan seperti operasi tangkap tangan (OTT) yang biasa dilakukan KPK yang cuma mengungkap kasus-kasus korupsi “recehan”.

Contoh kasus lainnya adalah skandal korupsi di Pelindo II, yang angketnya dibentuk didahului penolakan dan diremehkan.

Padahal, sedari awal Komisi VI DPR yang membawahi Kementerian BUMN telah curiga dengan gelagat perusahaan pelabuhan itu.

Di tengah keraguan, dengan bantuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Pansus Angket Pelindo II terbukti benar.

“Kemarin secara mengagetkan BPK telah melaporkan hasil audit yang menemukan kerugian negara sebesar Rp 4,08 triliun,” tukas Fahri.

Dari dua bukti tersebut Fahri pun yakin jika Pansus DPR bisa mengungkap skandal besar lainnya.

Sayangnya, penanganan dua skandal yang juga diaudit resmi oleh auditor negara itu malah mandeg.

KPK yang merupakan lembaga negara yang dibuat dengan uang dan kewenangan yang besar, lanjut Fahri, malah lebih tertarik pada “tas kresek berisi puluhan juta”.

“Jangan-jangan di dalam KPK ada skandal juga. Saya termasuk yang percaya bahwa KPK bisa menjadi skandal, karena itu pansus angket harus turun tangan kembali,” lanjutnya.

Baca juga: Driver Taksi Online di Bandara Adisutjipto Mendapat Perlakuan Tidak Menyenangkan

“Rakyat seharusnya santai dan tenang. Lihat saja rapat-rapat yang akan dibuat terbuka. Ini adalah tontonan yang menarik,” pungkas Fahri. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Profesor Coppel : "Kata Pribumi Yang Digunakan Anies Aneh Dalam Tiga Hal"

Profesor Coppel : “Kata Pribumi Yang Digunakan Anies Aneh Dalam Tiga Hal”

Jakarta – Pilihan kata “Pribumi” yang digunakan Anies Baswedan dalam pidatonya yang menimbulkan polemik itu, ...