Home > Ragam Berita > Nasional > Kuasa Hukum Hermansyah Nilai Banyak Kejanggalan Dalam Kasus Pembacokan Kliennya

Kuasa Hukum Hermansyah Nilai Banyak Kejanggalan Dalam Kasus Pembacokan Kliennya

Jakarta – Azam Khan, Wakil Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) mengaku telah didapuk sebagai penasehat hukum oleh keluarga Hermansyah, ahli IT alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) yang dibacok oleh sekelompok orang pada Minggu (9/7/2017).

Kuasa Hukum Hermansyah Nilai Banyak Kejanggalan Dalam Kasus Pembacokan Kliennya

Berdasarkan luka-luka yang dialami Hermansyah, Azam meyakini pelaku merupakan orang yang ahli dalam urusan kekerasan seperti itu.

“Yang jadi pertanyaan kok sebelah kiri semua dibacoknya? Kalau saya mengindikasikan orang ini ahli karena kiri itu tempat syaraf. Jadi lukanya di kiri semua,” kata Azam pada Kamis (13/7/2017).

Luka bacokan yang dialami Hermansyah terbilang cukup parah, yakni di bagian kepala, leher, dan tangan. Selain itu, Azam mempertanyakan motif pelaku melakukan pengeroyokan kepada Hermansyah.

Menurut keterangan aparat kepolisian, peristiwa itu terjadi disebabkan senggolan kendaraan di jalan tol hingga akhirnya mengakibatkan keributan.

Namun, Azam menyanggah keterangan polisi dengan membandingkan keterangan‎ istri Hermansyah, Irina, yang mengatakan bahwa tidak ada peristiwa senggolan mobil sebelum pembacokan terjadi.

“Padahal istrinya bilang tak ada senggolan. Yang mana yang benar? Kalau pun motifnya faktor senggolan, masa iya pelaku langsung keroyok (dengan) banyak (orang) gitu? Lalu katanya (pelaku) mabuk dan pulang dari dugem. Apa iya orang mabuk bisa masuk ke tol nyetir (mobil)? Jadi, kesimpangsiuran ini tolong disimpulkan secara jelas agar tak terjadi syak wasangka,” terang Azam.

Selain itu, ia juga mengkritisi perlakuan aparat kepolisian kepada para pelaku yang berhasil diringkus. Sekadar diketahui, dalam media sosial beredar pejabat Korps Bhayangkara di Ibu Kota duduk semeja dengan pelaku pembacokan Hermansyah. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Profesor Coppel : "Kata Pribumi Yang Digunakan Anies Aneh Dalam Tiga Hal"

Profesor Coppel : “Kata Pribumi Yang Digunakan Anies Aneh Dalam Tiga Hal”

Jakarta – Pilihan kata “Pribumi” yang digunakan Anies Baswedan dalam pidatonya yang menimbulkan polemik itu, ...