Home > Ragam Berita > Nasional > Terkait Kasus E-KTP, KPK Bakal Kirimkan Penyidik ke Singapura dan Amerika

Terkait Kasus E-KTP, KPK Bakal Kirimkan Penyidik ke Singapura dan Amerika

Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersiap mengumumkan tersangka baru kasus dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis nomor induk kependudukan, atau biasa disebut KTP elektronik (e-KTP). Tak ingin mengandalkan fakta persidangan, komisi antikorupsi telah mengantongi sejumlah bukti baru hasil perburuan penyidik di luar negeri.

Terkait Kasus E-KTP, KPK Bakal Kirimkan Penyidik ke Singapura dan Amerika

“Kami kirim penyidik ke Amerika Serikat karena ada saksi di sana yang sangat penting,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo pada Jumat (14/7/2017).

Agus enggan mengungkap detail identitas saksi, lokasi pemeriksaan, dan bukti baru yang diperoleh penyidik. Namun, selain ke Amerika Serikat, penyidik telah terbang ke Singapura untuk memeriksa dan mengumpulkan bukti baru dari seorang saksi. Orang yang diperiksa itu adalah pemasok alat pengenal sidik jari (automated fingerprint identification system/AFIS) ke konsorsium penggarap proyek e-KTP.

“Kami memperoleh petunjuk baru berupa aliran dana dari salah satu vendor proyek ini,” ujarnya.

Baca juga: KPK Respons Santai bila Setnov Tempuh Jalur Praperadilan

Sementara itu, Setya sejak awal diduga terlibat dalam korupsi proyek senilai Rp 5,84 triliun ini. Berkas dakwaan Irman dan Sugiharto adalah pejabat Kementerian Dalam Negeri—bahkan menyebut Setya sebagai satu di antara lima orang yang bersama para terdakwa melakukan perbuatan melawan hukum, memperkaya diri dan orang lain, sehingga menyebabkan keuangan negara merugi Rp 2,3 triliun. (Tita Yanuantari – harainindo.com)

x

Check Also

Panglima TNI Dilarang Masuk ke Amerika Serikat, Kok Bisa?

Panglima TNI Dilarang Masuk ke Amerika Serikat, Kok Bisa?

Jakarta – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tidak diperbolehkan masuk ke Amerika Serikat oleh US ...