Home > Ragam Berita > Nasional > KPK Tunggu Koordinasi dengan Polri Terkait Kasus Novel Baswedan

KPK Tunggu Koordinasi dengan Polri Terkait Kasus Novel Baswedan

Jakarta – Polri masih memburu pelaku penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap menunggu koordinasi dari jajaran pihak berwajib tersebut. Hal itu terkait dengan perkembangan kasus teror tersebut.

KPK Tunggu Koordinasi dengan Polri Terkait Kasus Novel Baswedan

Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief masih belum dapat menjawab ‎banyak terkait langkah yang akan dilakukan lembaga antirasuah dalam kasus ini. Pasalnya, KPK belum mendapat perkembangan terakhir dari pihak kepolisian.

“Kami menunggu update terakhir dari Polri soal perkembangan kasus Mas Novel. Karena sampai hari ini, kami belum dapat update terakhir dari tim Polda,”‎ kata Syarief pada Selasa (1/8/2017).

Laode menambahkan, pihaknya masih berpikir ulang terkait adanya usulan pembentukan tim gabungan dengan Polri dalam penuntasan kasus Novel Baswedan. Pasalnya, kasus teror penyiraman air keras ini masuk ke dalam pidana umum yang merupakan kewenangan polisi.

“KPK belum membentuk tim gabungan karena KPK belum mengetahui peran yang akan dilakukan KPK dalam tim gabungan tersebut,” pungkasnya.

Baca juga: Tjahjo Kumolo Tegaskan Pemerintah Belum Setejui 314 Usul Pemekaran Daerah

Sekadar informasi, Novel mendapatkan teror penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal usai menjalankan salat subuh di sebuah masjid di kawasan rum‎ahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 11 April 2017.

Akibatnya, Novel mengalami kerusakan mata yang cukup parah hingga harus dilarikan ke Singapura. Saat ini, Novel sudah dilakukan perawatan medis lebih dari tiga bulan di Rumah Sakit di Singapura dan akan segera menjalani operasi besar terhadap mata kirinya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Jokowi Mendapat Dukungan Dari DPD Partai Demokrat Jawa Timur

Jokowi Mendapat Dukungan Dari DPD Partai Demokrat Jawa Timur

Surabaya – Baru-baru ini, Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Jawa Timur memberikan mendukung Joko Widodo ...