Home > Olahraga > Bola > Pentolan Viking Minta Tak Ada Lagi Atribut Rasis

Pentolan Viking Minta Tak Ada Lagi Atribut Rasis

Bandung – Maraknya kasus kekerasan antar supporter klub sepakbola di Indonesia seolah tiada pernah ada habisnya. Tak hanya sampai disitu, bahkan tak sedikit pula korban yang berjatuhan hingga meregang nyawa akibat dari setiap perkelahian antar supporter klub sepakbola.

Pentolan Viking Minta Tak Ada Lagi Atribut Rasis

Viking Persib Club

Kejadian tersebut pastinya mengundang keprihatinan dari banyak pihak tak terkecuali dari Pengurus Viking Persib Club (VPC), Yana Umar. Yana Umar menghimbau kepada seluruh bobotoh agar memusnahkan semua atribut yang berbau rasis.

Himbauan tersebut dilayangkan dengan tujuan agar proses perdamaian dengan pendukung Persija Jakarta atau yang biasa dikenal dengan sebutan Jakmania dapat berjalan dengan lancar.

“Yang punya baju atau atribut rasis musnahkan. Kalau masih ada yang jual, jangan dibeli. Kami juga sedang memberikan pemahaman ke daerah-daerah untuk perdamaian ini,” kata Yana dilansir dari laman resmi Persib, Selasa (01/08/2017).

Baca juga : Menegangkan, Video Bentrokan The Jakmania dan Viking Yang Terjadi di Bogor

Yana juga mengatakan bahwa selain tak ada lagi atribut rasis, pengurus Viking dan Jakmania tengah berupaya turun ke akar rumput guna memberikan edukasi bagi seluruh anggotanya, khususnya yang berada didaerah perbatasan.

Yana juga menambahan bahwa semua pengurus VPC sudah satu suara untuk mengakhiri pertikaian dengan Jakmania. VPC dan Jakmania akan terus melakukan kampanye melalui media sosial.

“Kami akan terus mengkampanyekan perdamaian hingga sampai diperbatasan. Insya Allah perdamaian akan dapat segera terwujud. Walaupun tak sedikit anggota yang masih pro-kontra, kami akan tetap serukan kampanye ini. Begitu juga dengan pengurus Jakmania,” ujar Yana.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Benarkah Juventus Bakal Pinang Kembali Paul Pogba ?

Benarkah Juventus Bakal Pinang Kembali Paul Pogba ?

Turin – Juara Liga Italia, Juventus nampaknya belum akan berhenti berbelanja besar di musim panas ...