Home > Ragam Berita > Nasional > Penanganan Kasus Penyiraman Air Keras Kembali Temui Jalan Rumit

Penanganan Kasus Penyiraman Air Keras Kembali Temui Jalan Rumit

Jakarta – Penanganan kasus teror penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan sepertinya akan menemui jalan rumit.

Penanganan Kasus Penyiraman Air Keras Kembali Temui Jalan Rumit

Hal ini dikarenakan Polda Metro Jaya yang sebelumnya menyebutkan bahwa terdapat 3 sketsa terduga pelaku penyerangan. Namun, saat ini, baru satu sketsa wajah terduga pelaku yang dirilis langsung oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Kombes Martinus Sitompul selaku Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri menjelaskan dikantornya bahwa, “Karena setiap sketsa itu ditampilkan pada saksi lain, benar tidak ciri-cirinya seperti ini. Kemudian para saksi misalnya bilang ‘tambah ini pak’, maka penyidik akan cek lagi,”

Ia juga menambahkan bahwa jika saat ini sisa sketsa terduga pelaku, sudah dibawa ke Australia untuk diteliti lebih jauh.

“Tentu berdasarkan hukum dan teknik dan taktik yang ada di kepolisian. Seperti mencocockkan sketsa dan CCTB, karena ini bagian dari upaya Polri untuk ungkap ini,” imbuh dia.

Penanganan kasus ini kembali memanas lantaran Presiden Jokowi dengan tegas mengeluarkan instruksi kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk segera mengungkap kasus teror Novel Baswedan yang hingga saat ini masih belum menemukan titik terang.

Tito langsung merilis satu buah sketsa wajah yang diduga kuat merupakan salah satu pelaku aksi teror tersebut. Meskipun hal itu baru dilakukan setelah lebih dari 100 hari dari kejadian. Adapun ciri-cirinya adalah, seorang pria berkulit sawo matang dengan rambut ikal keriting dan tinggi badan sekira 167 me‎ter.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

Jusuf Kalla Nilai Kinerja Kabinet Terganggu dengan Aktivitas Menteri yang Nyaleg

Jusuf Kalla Nilai Kinerja Kabinet Terganggu dengan Aktivitas Menteri yang Nyaleg

Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, menteri-menteri yang maju sebagai calon anggota legislatif ...